Bendahara UPTD : Gaji 13 Dipotong untuk Perbaiki Pagar Kantor - Kabar Bima

Bendahara UPTD : Gaji 13 Dipotong untuk Perbaiki Pagar Kantor

Kota Bima, KB.- Soal Pemotongan Gaji 13 yang menjadi sorotan Forum Komunikasi Guru Olahraga (FKGO) Kota Bima, Kini sedang hangat diperbincangkan. 


Bendahara UPTD Dikbudpora Rasanae Barat, Muhammad Ali, SE yang dikonfirmasi Kabar Bima membenarkan adanya pemotongan gaji 13 yang dilakukan olehnya. Menurutnya, pemotongan itu ada dasarnya, yaitu surat edaran yang di keluarkan oleh PGRI Kota Bima, dan itu sudah diketahui oleh kepala dinas.


"Saya lakukan pemotongan karena adanya surat dari PGRI Kota Bima," akunya kepada Kabar Bima, Sabtu (01/07/2017) saat dikonfirmasi via selularnya.

Ditanya soal pemotongan yang Rp.20 Ribu perguru yang dilakukannya apakah ada dasar surat juga, Ali sedikit gugup dan tertati-tatih menjawabnya. 

"Uang Rp.20 Ribu itu untuk kebersamaan," jawabnya gugup.

Wartawan kembali bertanya, kebersamaan seperti apa yang dimaksudkan? apakah pemotongan itu juga sudah disampaikan kepada yang punya hak? Ali pun terdiam sebentar dan kesulitan menjawabnya.


"Kebersamaan Guru untuk kantor. Untuk membangun pagar kantor yang sudah jebol," akunya.

Meskipun dia tahu bahwa anggaran untuk membangun kantor itu bisa diminta melalui APBD, namun dirinya menjadikan pemotongan itu sebagai alasan untuk membangun pagar kantor dengan membebankan kepada para guru.

"Kalau memang, mereka keberatan untuk pemotongan yang Rp.20 ribu, kita kembalikan uangnya,"janjinya.

Ditanya, apakah anda tahu bahwa yang dilakukannya adalah bagian dari pungli? Ali pun kembali terdiam.  (KB-01)


Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.