Karyawan PD Wawo Nyaris Adu Jotos dengan Direktur - Kabar Bima

Karyawan PD Wawo Nyaris Adu Jotos dengan Direktur

Bima, KB.- Buntut dari penyegelan kantor Perusahaan Daerah (PD) Wawo milik Pemerintah Kabupaten Bima, Karyawan PD. Wawo nyaris adu jotos dengan Direktur. Kejadian tersebut terjadi di kedaiaman Direktur PD. Wawo Ahyar Anwar, SE, Kamis (13/07/2017) di lingkungan Penaraga Kota Bima.

Pantauan langung Kabar Bima, Sekitar pukul 13.10 wita, Ahyar sedang bersama beberapa karyawan PD.Wawo lainnya di kediaman. Beberapa saat kemudian, Kepala Bagian Pemasaran PD. Wawo, Sudirman, SH alias Tofan mendatangi kediaman Ahyar bersama rekan-rekannya.

Menurut Tofan, kedatangan mereka di kediaman Direktur dipicu oleh bahasa direktur yang terkesan mengancam dirinya. Karena saat menelpon Direktur, Tofan yang hendak komunikasi langsung di kediamannya dilarang untuk ke rumah Direktur. Karena di kediaman Direktur ada salah seorang karyawan asal Kecamatan Sape (HZ) yang pada pagi harinya sempat ribut di Kantor PD. Wawo. 

Mendengar bahasa seperti itu, Tofan tersinggung dan saakan ditantang. Karena dirinya tidak boleh menghadap lantaran ada oknum pegawai PD. Wawo yang diduga sebagai Preman yang membekingi direktur.

"Saya telpon untuk bicarakan baik-baik dengan Ahyar dan saya ingin ke rumahnya. Tetapi dia larang saya ke rumahnya karena ada premannya dia. Saya kok diancam begitu, apa istimewanya orang itu sampai saya tidak boleh ke rumah direktur. Saya buka kembali kantor yang disegel karena ada komunikasi yang baik, tapi kok begini caranya," ujar Tofan.


Suasana semakin tegang, ketika anak direktur keluar dari rumah dan nimbrung dalam percekcokan direktur (Ayahnya.red) dengan karyawan PD. Wawo. Nyaris saja terjadi adu jotos pada saat itu, namun masih bisa diredam oleh karyawan lain.

Sementara itu, Ahyar yang dikonfirmasi usai kejadian menjelaskan bahwa niatnya melarang Tofan datang ke kediamannya, untuk menghindari keributan lanjutan, karena sebelumnya (Pagi) sempat ada keribut kecil di Kantor PD. Wawo.

"Saya tidak tahu masalahnya, tiba-tiba mereka datang. Padahal saya tujuannya menghindari persoalan itu. Karena saya sudah ingatkan Tofan untuk tidak datang dulu ke rumah saya, karena masih ada salah satu karyawan yang sempat ribut di Kantop tadi pagi," jelas Ahyar. (KB-01)


Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.