Tidak Dapat Kamar, Anggota DPRD Soroti Pelayanan RSUD Bima - Kabar Bima

Tidak Dapat Kamar, Anggota DPRD Soroti Pelayanan RSUD Bima

Bima, KB.- Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bima, dari fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Ishaka A.Majid, SH menyoroti buruknya  pelayanan yang ada di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Bima. Menurut Ishaka  pelayanan di RSUD Bima tidak maksimal, karena lamban menangani pasien.

Ishaka A.Majid, SH
Anggota DPRD yang biasa disapa Heko ini mengaku kecewa terhadap pelayanan di RSUD Bima. Karena  istrinya (Ishaka.red) masuk rumah sakit sekitar pukul 01:25 wita sabtu lalu, namun pada saat tidak mendapatkan kamar. 

"Pihak rumah sakit mengatakan tidak ada kamar, karena semua kamar udah full, namun saya bisa memahami itu. Akhirnya istri saya  masuk di ruangan IGD  karena membutuhkan perawatan medis," akunya.

Saat Ishaka menanyakan kamar, pihak RSUD menjajikan untuk meberikan kamar pada esok harinya. Namun sampai keesokan hari pun tetap tidak ada kamar dan dirinya masih memahami itu. Sehingga istrinya tetap diinapkan di ruangan IGD. Namun sangat disayangkannya, selain tidak mendapatkan kamar, istrinya juga tidak mendapatkan pelayanan yang baik dari pihak rumah sakit. Karena selama berada di IGD, istrinya tidak pernah dicek dan diberikan obat.

"Walaupun tidak ada kamar kami memakluminya meski semalaman istri saya hanya  berbaring seperti patung di IGD tanpa ada tindakan dari petugas medis. Dan selama itu pula, istri saya tidak mendapatkan pelayanan sama sekali dari pihak rumah sakit, walaupun istri saya menjerit kesakitan," ungkapnya kepada Kabar Bima, Rabu (23/08/2017).

Dirinya tidak terlalu menyoalkan tidak ada kamar, tetapi tidak ada tindakan dari petugas medis itu yang membuatnya kesal. karena selama masuk di IGD istrinya tidak pernah di Cek dan diberi obat.  

"Selama dua  hari satu malam itu tidak ada dokter yang mengecek kondisi istri saya. Saya heran,  kok rumah sakit hampir dua hari tidak ada dokternya,"sorotnya.

Karena tidak ada dokter dan petugas yang mengecek kondisi istrinya, Ishaka akhirnya mengamuk. Ketika dia ngamuk barulah petuga mulai sibuk melayani.

"Ketika saya ngamuk baru mereka mencari dan melihat berkas. Dan ternyata berkasnya  belum diurus sama sekali oleh petugas," bebernya.

Karena kecewa terhadap pelayana RSUD Bima, Ishaka kemudian membawa pulang istrinya dari RSUD dan membawanya ke rumah sakit Dr. Agung.
 
"Walaupun saya punya Jamkesmas tapi saya tidak mau perduli. Mau bayar sendiri atau pakai Jamkesmas tidak masalah, asalkan istri saya bisa dirawat dengan baik,"

Sementara itu, Humas RSUD Bima, Dr.H.Sucipto yang dikonfirmasi Kabar Bima belum bisa memberikan klarifikasi terkait sorotan anggota DPRD tersebut. Dihubungi via handphone, tidak ada jawaban, meskipun sudah dikirim pesan singkat yang menjelaskan adanya masalah tersebut. Setelah didatangi di RSUD pun, Sucipto belum berhasil ditemui. (KB-05)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.