“HAORNAS 2017; MEMBIDIK OLAHRAGA MELALUI PARTISIPASI” - Kabar Bima

“HAORNAS 2017; MEMBIDIK OLAHRAGA MELALUI PARTISIPASI”

Oleh: Khairul Amar, H.A.K

Mahasiswa Doktor Pendidikan Olahraga
Universitas Negeri Semarang
“Dosen STKIP Taman Siswa Bima”



Negara Indonesia merupakan komunitas yang tidak terbentuk secara ideal. Mari kita cermati fakta ini. Indonesia dengan luas wilayah 5.193.252 Km2, memiliki 13 ribu pulau, 33 provinsi, 65.295 desa, 726 suku bangsa, 6 agama, dan lebih dari 200 bah
asa daerah. Suatu komunitas, apalagi sebuah negara, pada hakikatnya merupakan keluarga besar yang disatukan oleh dominasi berbagai kesamaan, homogenitas. Tetapi lihatlah betapa perbedaan bangsa kita begitu mencolok dari aspek suku, agama, ras,bahasa, warna kulit, dsb. Oleh sebab itu logika kita mengatakan bahwa dari aspek kebangsaan, kenegaraan dan ketatanegaraan, berdirinya bangsa Indonesia adalah sebuah keajaiban. Bangsa ajaib ini memerlukan pemimpin yang ajaib, pemimpin yang maha sakti, pemimpin yang memiliki berbagai keunggulan kompetitif. Pemimpin yang ajaib dan maha sakti itu hanya bisa dilahirkan melalui proses panjang di bawah gemblengan seorang Pemimpin yang memiliki kompetensi yang mahasakti dan salah satu Menpora Indonesia.

Indonesia adalah salah satu negara yang memperingati hari olahraga nasional (HAORNAS) pada tanggal 9 September 1948 dikota Surakarta (SOLO). Sebenarnya tanggal tersebut tidak serta-merta ada tetapi awalnya merupakan tanggal pembukaan Pekan Olahraga Nasional (PON) yang diadakan di Indonesia, namun tanggal 9 adalah tanggal istimewah dimana olahraga di komandangkan di negeri pertiwi. Dan Salah satu prestasi yang dicapai oleh masyarakat indonesia ketika olahraga dikomandangkan.

Gerakan olahraga yang salah satu kegiatan intinya adalah meningkatkan pesona olahraga di nusantara telah mendorong lahirnya partisipasi masyarakat yang tinggi dalam olahraga. Agenda besar yang dilaksanakan di 81 kabupaten/kota diseluruh indonesia ini akan menjadi cikal bakal lahirnya gebrakan baru bahwa memasyarkatkan olahraga dan mengolahragakan masyarakat merupakan harga mati. berolahraga merupakan hak asasi setiap orang tanpa membedakan ras, agama, kelas sosial, maupun jenis kelamin. Oleh sebab itu Komite Olahraga Internasional (IOC) sejak tahun 1983 telah mempromosikan program yang disebut dengan Sport for All, olahraga bagi seluruh masyarakat.
Namun, Jelang asean games 2018 yang sebentar lagi dipertandingkan di palembang merupakan ajang bergensi yang akan dilaksanakan oleh indonesia, hal ini, pemerintah dan masyarakat merupakan satu kesatuan yang tidak bisa di pisahkan, karna sejatinya tanpa partisipasi dari seluruh masyarakat indonesia program pemerintah mengadakan agenda besar asean games dan asian paragames tidak akan terlaksana dengan maksimal. Asian Games dan Asian Paragames 2018 harus menjadi momentum kebangkitan kembali kejayaan olahraga Indonesia. Keduanya harus meninggalkan warisan berharga bagi bangsa Indonesia, yakni meningkatkan infrastruktur olahraga yang lebih baik, lebih maju dan lebih modern, dan hal lainnya yang tidak kalah pentingnya adalah mewariskan masyarakat Indonesia yang gemar berolahraga.

Ada beberapa hal yang menjadi acuan kita dalam menjemput kejayaan Indonesia dalam perayaan ajang bergensi asean games dan Asian paragames. (1) dalam persiapan menjemput kejayaan pemerintah harus meningkatkan kualitas sarana dan prasarana yang baik, maju dan modern sebagai bentuk kesiapan indonesia dalam ajang asean games 2018 tersebut, (2) olahraga ini buka hanya sebagai ajang merebut kemenangan tapi hal yang paling fundamental partisipasi masyarakat sebagai warga negara dalam memeriahkan ajang bergensi ini. Karna sejatinya tidak ada prestasi tanpa partisipasi. Dengan masyarakat yang turun kelapangan olahraga, maka indonesia akan bisa membangun kembali kejayaannya dibidang olahraga.

Hal itu merupakan anugrah tak ternilai dalam membangun kesejahteran olahraga dan menciptakan olahraga yang berdaulat dalam menjunjung tinggi nasionalisme. Olahraga ini merupakan bagian dari nasionalisme negara dalam menyatukan perspektif, paradigma, argumenasi didalam memeriahkan ajang yang megah dan meriah itu. Kedaulatan olahraga merupakan hal makiki ketika asean games dikomandangkan di NKRI.

Melalui Hari Olahraga Nasional (HAORNAS) 2017 Ini penulis meyakini bahwa membangun negara yang adil, makmur, dan memiliki nilai nasionalisme tinggi merupakan nawacita kita sebagai bentuk meningkat kualitas hidup sehat dan meraih prestasi yang tinggi. Prestasi tinggi tidak serta merta langsung dicapai melainkan melalui persiapan yang matang.

Dalam “membidik olahraga dalam partisipasi” adalah hal yang tepat dalam melihat kembali sejauhmana tingkat partisipasi masyarakat dalam mendukung para atlet meraih kemenangan. Namun, ini merupakan penyatuan jiwa kultur antar negara-negara maju didunia dengan instrument Sport For All sehingga dapat memassalkan olahraga dikancah dunia, dan slogan penting dalam olahraga adalah memasyarakatkan olahraga dan mengolahragakan masyarakat dalam membantuk nilai-nilai nasionalisme.

Ada beberapa dimensi dalam menyatukan perspektik masyarakat dalam meningkatkan kualitas olahraga di indonesia. Pertama, membangun paradigma masif sebagai bentuk membentuk keolahragaan yang permanen di masayarakat dan pemerintah. Kedua, Membangun politik lewat olahraga sebab Olahraga bukan hanya kerja otot yang dapat menciptakan atlet professional melainkan salah satu strategi politik dalam meningkatkan mobilisasi massa. Hal ini, bukan hanya dilakukan oleh stakeholder Indonesia melainkan para tokoh politik dunia, sehingga olahraga merupakan instrument fundamental sebagai poros meningkatkan kesejahteraan sosial. Olahraga juga memiliki energi besar dan kolektif “ Sport for all, nation and character building” benar-benar terwujud, bukan hanya slogalistik. Ketiga, olahraga harus menjadi teladan dalam menanamkan nilai-nilai yang konpetitif dalam menjunjung tinggi sportivitas.

Dalam memperingati Hari Olahraga Nasional “HAORNAS 2017” ini, pemerintah dan masyarakat tidak menutup mata dalam memajukan olahraga Indonesia. Sebab olahraga merupakan salah satu bagian penting yang dapat merumuskan maju dan mundurnya suatu Negara, dalam membidik olahraga dalam partisipasi merupakan kesejahteraan sejati bagi seluruh rakyat Indonesia berkaitan dengan fungsi pembentukan aspek kesehatan, kamakmuran dan karakter bangsa. Kedepan, Semoga Kemajuan olahraga merupakan program prioritas utama yang menjadi skenario pemerintah Indonesia. amiiiin

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.