BEM STKIP Bima Desak Pemerintah Perhatikan Pemuda - Kabar Bima

BEM STKIP Bima Desak Pemerintah Perhatikan Pemuda

Kota Bima, KB.- Memperingati hari sumpah pemuda ke 82 tahun, yang jatuh pada tanggal 28 (Oktober) 2017 kemarin, Senin (30/10/2017) pagi, Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) STKIP Bima menggelar aksi damai di depan Kantor Walikota Bima. Aksi damai yang dilakukan oleh sekelompok mahasiswa ini, sebagai bentuk protes kepada pemerintah Kota Bima maupun Pemerintah Kabupaten Bima, yang tidak pernah mau memperhatikan dan mensejahterakan rakyatnya, lebih khusus pemuda, seperti yang tertuang dalam amanat Undang-Undang no 40 pasal 4 dan 5 tahun 2009 tentang kepemudaan. 

"Kita pemuda harus diperhatikan dan disejahterakan, karena pemuda adalah masa depan bangsa,"teriak korlap sekaligus Ketua BEM STKIP Bima Sugyono saat menyampaikan orasi ilmiahnya. 

Selain itu, sambung Korlap, Pemerintah juga harus bisa memberdayakan pumuda seperti yang tertuang pada pasal 42 ayat 1 tentang pemberdayaan pemuda, yang dilaksankan secara terencana sistematik dan berkelanjutan untuk meningkatkan potensi dan kualitas jasmani, mental, spiritual pengetahuan, serta keterampilan diri dan organisasi menuju kemandirian pemuda. 

"Pemberdayaan pemuda harus didukung dan difasilitasi oleh pemerintah daerah, masyarakat dan organisasi kepemudaaan. Tanpa adanya dukungan dari beberapa pihak ini, pemuda tidak akan bisa maju,"tuturnya. 

Maka dari itu, berangkat dari peraturan dan undang-undang sebagaimana yang sudah disebutkan itu, BEM STKIP Bima menuntut Pemerintah Kota Bima dan Kabupaten Bima agar menyediakan lapangan kerja bagi pemuda Kota dan Kabupaten Bima. 

Selanjutnya, pemerintah juga harus memperhatikan pembagunan infrastruktur dalam bentuk pelatihan dan pemberdayaan pemuda yang berkelanjutan. 

Pantauan langsung Kabar Bima, sempat terjadi ketegangan antara anggota Sat Pol PP dan mahasiswa. ketegangan dipicu salah seorang mahasiswa yang memaksa masuk ke dalam kantor Walikota Bima untuk bertemu dengan Walikota.

"Hadirkan Walikota dihadapan kami, jika tidak maka ijinkan kami masuk,"Pintanya. (KB-04)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.