Pantai Lawata Ramai Pengunjung, Namun Sampah Berserakan Dimana-mana - Kabar Bima

Pantai Lawata Ramai Pengunjung, Namun Sampah Berserakan Dimana-mana

Kota Bima, KB.- Setelah selesai ditata dan menjadi indah. Kini pantai Lawata Kota Bima ramai dikunjungi wisatawan, baik itu wisatawan lokal maupun wisatawan dari luar Kota. Apalagi pada momen libur panjang seperti ini, pantai lawata sangat diminati dan dipenuhi pengunjung.

Pantai Lawata kini semakin diminati, kerana lokasinya yang sangat bagus dan stategis. Bahkan sekarang sudah banyak spot untuk berfoto, setelah pemerintah Kota Bima merenovasi tempat wisata yang sudah masuk agenda kegiatan wisata Provinsi NTB dengan agenda Ferstival Lawata itu. 

Pantau waratwan kabarbima.com Minggu (24/12/2017), terlihat banyak pengunjung yang datang dari segala penjuru, hanya untuk berkunjung dan berlibur ke pantai yang indah dan bagus ini. Pengunjung yang datang pun beragam mulai dari anak-anak, siswa sekolah, bahkan orang dewasa. 

Mereka datang untuk berlibur dan sekaligus melihat keindahan pantai, sambil bersantai-santai bersama teman, saudara dan keluarga. Semakin siang, semakin banyak pengunjung yang bertadangan. 

Pantai yang berada di Wilayah Kota Bima ini, terlihat bagus, apalagi baru selesai ditata dengan bagus oleh Pemerintah Kota Bima beberapa waktu lalu. Namun Sayang, kini pantai Lawata bukannya semakin bersih justru sebaliknya, malah semakin kotor dan kumuh oleh sampah plastik. 

Masih pantauan Media Kabar Bima, terlihat banyak sekali sampah plastik dan sampah sisa makanan pengunjung yang berserakan di berbagai sisi pantai Lawata. Bahkan sampah-sampah tersebut sudah menumpuk. 

Banyaknya sampah tersebut disebabkan minimnya fasilitas yang disediakan Pemerintah Kota Bima, seperti tidak adanya tempat sampah. Selain tempat sampah, tempat ganti baju juga tidak ada. Yang ada saat ini baru WC umum atau toilet, cuman airnya yang tidak ada. 

"Seharusnya sebelum tempat wisata itu dibuka untuk umum, Pemkot Bima harus menyediakan segala fasilitas untuk kebutuhan pengunjung, karena untuk masuk ke dalam pantai tersebut masyarakat dikenakan biaya masuk dan biaya parkir," ujar salah seorang pengunjung, Ihwan kepada kabarbima.com.

Katanya, jangan hanya tempatnya yang ditata dan dibuat bagus, tapi juga fasilitas di dalamnya juga harus lengkap, sehingga pengunjung tidak lagi kesulitan. Tempat yang bagus harus didukung dengan fasilitas yang lengkap.  

"Kita kan sudah bayar retribusi kalau masuk ke Lawata, jadi fasilitas harus dilengkapi dong, jangan mau uangnya saja. Kita juga butuh kenyaman, terutama lingkungan yang bersih," tuturnya. (KB-04).

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.