Panwaslu Temukaan Kejanggalan Dukungan Paslon Perseorangan - Kabar Bima

Panwaslu Temukaan Kejanggalan Dukungan Paslon Perseorangan

Kota Bima, KB.- Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kota Bima menemukan adanya kejanggalan jumlah syarat dukungan pada tiga paslon hasil verifikasi administasi dukungan Pasangan Calon (Paslon) perseorangan oleh KPU Kota Bima.

Idhar, S.Sos
"Dari hasil verifikasi administasi KPU, kita temukan ada peningkatan syarat dukungan salah satu paslon perorangan, sementara dua paslon lainya itu justru jumlahnya menerun. Seharusnya jumlah dukungan itu semuanya harus menurun,"ungkap anggota Panwalu Kota Bima Idhar,S.Sos saat ditemui kabarbima.com di kantornya, Selasa (12/12/2017).

Idhar mengungkapkan, berdasarkan berita acara dari KPU Kota Bima, berdasarkan data BA.1 KWK dukungan paslon perseorangan Subhan-Wahyudin yaitu berjumlah 11.107, Sementara paslon lain H.Surdirman -H.Syafiudin sebanyak 12.277 dan Pasangan La Tofi-H.Usam Ak,10.769. 

Nah, sambung dia, Setelah dilakukan verifikasi administrasi BA.2 Perseorangan ternyata jumlah dukungan justru semakin bertambah untuk Subhan-Wahyudin dari  data awal 11.107  menjadi 11.125.  Sementara  H.sudirman-Safiudin dari jumlah awal 12.277 menjadi 12.626 dan
La tofi-Usaman Ak dari 10.769 turun menjadi 10.733.


"Jadi jumlah dukungan ada yang bertamah juga ada yang berkurang. Paslon Subhan-Wahyudin  dan H.Sudirman-Syafiudin jumlah dukungannya bertambah, Sementara La tofi-Usman Ak jumlah dukunganya menurun,"ungkap dia.

Terkait hasil temuan ini, pihaknya sudah melayangkan surat klarifikasi kepada tiga bakal pasangan calon, termasuk KPU Kota Bima.

"Kami sudah bersurat ke tiga paslon termasuk KPU untuk melakukan klarifikasi data tersebut,"tutur Idhar.

"Hari ini yang datang klarifikasi data dukungan baru tim dari H.Sudirman-Syafiudin, sementara yang lain belum ada yang datang,"pungkasnya.

Sebagai bentuk tindak lanjut, kata Idhar, pihaknya akan segera melakukan rapat pleno, karena persoalan ini masih dalam tahap meminta klarifikasi. (KB-04).

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.