Saling Klaim Tanah Lelang, Dua Kelompok Masa di Sape Saling Serang - Kabar Bima

Saling Klaim Tanah Lelang, Dua Kelompok Masa di Sape Saling Serang

Bima, KB. - Hasil Pelelangan tanah eks jaminan yang dilakukan oleh panitia lelang beberapa waktu lalu, menuai masalah. Selain banyaknya protes dari masyarakat, karena menganggap proses lelang yang curang,  juga ada kelompok warga yang saling serang, karena saling klaim tanah hasil lelang tersebut.
Pada hari Senin,  (01/01/2018) sekitar pukul 21.30 Wita bertempat di Desa Parangina Kecamatan Sape Kabupaten Bima, telah terjadi bentrok antar kelompok masyarakat yaitu Kelompok masyarakat Desa Naru yang dipimpin Muhtar dan Kelompok masyarakat dari Desa Parangina yang dipimpin Samsul. Adapun bentrokan antar massa tersebut terjadi karena adanya saling mengklaim tanah aset Pemkab Bima yang telah dilelang oleh Pemkab Bima beberapa waktu lalu.

"Pukul 21.00 Wita kelompok massa dari Desa Naru berjumlah sekitar 50 orang mendatangi Desa Parangina untuk melakukan aksi penyerangan terhadap kelompok masa yang dipimpin Samsul," ujar Kabar Humas Polres Bima Kota,  Ipda Suratno,  saat menceritakan kronologis kejadian, Senin Malam itu.
Lanjutnya,  sekitar Pukul 21.30 Wita terjadi aksi saling serang dengan menggunakan parang dan panah antara dua kelompok tersebut. 
"Dari aksi saling serang itu, menyebabkan seorang warga dari desa Parangina, Khalik, mengalami luka bacok pada bagian kepala karena terkena senjata tajam,"bebernya.
Pukul 21.40 Wita aparat Polsek Sape dan Koramil Sape tiba di TKP untuk mengamankan situasi. Pukul 22.00 Wita kelompok massa dari ke Dua Desa tersebut mundur, namun masih melakukan konsentrasi di sekitar Desa tersebut.
Pasca bentrokan tersebut, situasi masih kondusif dan aparat keamanan masih siaga di ke dua Desa. (KB-01)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.