Bukan Saatnya Kota Bima Bangkit, Sekarang Waktunya Berlari - Kabar Bima

Bukan Saatnya Kota Bima Bangkit, Sekarang Waktunya Berlari

Kota Bima, KB.- Partai Keadilan Sejahtera (PKS) adalah salah satu partai pengusung pasangan H.Arahman H. Abidin, SE dan Hj. Ferra Amalia, SE, MM (Manufer) Pada Pilwali Kota Bima tahun 2018. 

Acara Silaturahmi dan Pelantikan Tim Manufer Kelurahan Pane.
Wakil Ketua PKS Kota Bima, Dedi Rosadi saat menyampaikan orasi di acara silaturahmi dan pengukuhan Tim Pemenangan Pasangan Manufer di Kelurahan Pane Kota Bima, Kamis (01/03/2018) sore tadi, menyerukan bahwa Kota Bima saat ini bukan waktunya untuk Bangkit, Sebab Kota Bima sudah lama bangkit dan berdiri tegap. Sehingga tidak ada yang namanya bangkit atau yang mau dirubah, sebab sekarang waktunya melanjutkan yang sudah ada.

"Sekarang bukan waktunya Bangkit, Tetapi Waktunya Berlari. Kota Bima sudah lama bangkit, dan berkembang. Sangat terlambat jika sekarang Kota Bima baru mau bangkit. Sebab sekarang waktunya Kota Bima berlari kencang dan bersaing dengan kota-kota besar lainnya,"ujarnya.

Dijelaskan Dedi, Kata Bangkit itu untuk orang yang tertidur dan hendak berdiri. Karena sudah lama tertidur sehingga butuh untuk bangkit. Sementara saat ini Kota Bima sudah berdiri tegap dan siap berlari.

Menurutnya, Alasan utama PKS mengusung Pasangan Manufer, karena Pasangan ini dikenal Soleh. Jika Pemimpinnya beriman dan bertakwa, maka Allah akan menurunkan nikmat dari langit dan bumi. Sehingga kesolehan pasangan ini menjadi alasan bagi PKS untuk mengusung pasangan dari dua keluarga besar H.Abidin dan Keluarga Istanah.

Selain itu, alasan lain PKS mengusung pasangan ini, karena pasangan Manufer didampingi para ulama dan orang-orang cerdas dan hebat. Karena menurutnya, doa para ulama akan menggetarkan aras. 

Kesolehan pasangan ini, dapat dilihat dari perilaku mereka sehari-hari yang dikenal taat beribadah dan rajin sholat. 

"H.Arahman kami melihat selalu sholat diawal waktu. Dan hampir disemua acara, jika waktu sholat tiba, dia akan menunaikan sholat dulu, baru melanjutkan acara," bebernya.

Saat itu, Dedi juga menyampaikan pantun yang berbunyi, "Jika malam tiada berbintang, jadikan senter sebagai penerangnnya. Meski ada dua penantang, Manufer pasti pemenangnya". (KB-01)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.