HUT Bayangkara ke 72, Anggota Bharaduta Bantu Anak Yatim dan Keluarga Almarhum Hendra - Kabar Bima

HUT Bayangkara ke 72, Anggota Bharaduta Bantu Anak Yatim dan Keluarga Almarhum Hendra

Kota Bima, KB.- Setiap tanggal 1 Juli, Markas Besar Polisi Republi Indonesia (MABES – POLRI) merayakan Hari Ulang Tahun Bayangkara. Beragam kegiatan digelar dalam menyambut momen penting bagi seluruh Anggota Polisi se Indonesia tersebut. Mulai dari kegiatan seromanial hingga kegiatan sosial. 

Anggota Bharaduta Bima NTB Leting 23.
Seperti halnya yang dilakukan Anggota Polisi Bharaduta Bima NTB, pada Minggu (01/07/2018) pagi tadi. Sejumlah Anggota Polisi Leting 23, baik yang bertugas di Polres Bima Kota maupun Polres Bima Kabupaten menyisihkan sebagian rezeki untuk membantu anak yatim piatu di Panti Asuhan Nurul Mubin Kota Bima. 


Tak hanya itu, Puluhan Anggota Polisi itu pun meluangkan waktu menyambangi keluarga besar mendiang Almarhum, Hendra, korban pembunuhan di depan Cafe Gogo, Tanjung Kota Bima tahun 2008 silam. Para anggota Bharaduta Bima NTB berbagi kebahagiaan dan memberikan santunan sealakadarnya kepada Anak Yatim Piatu Panti Asuhan Nurul Mubin Kota Bima.


"Sekitar pukul 08.30, kami  memberikan bantuan berupa 100 Kg beras, Minyak Goreng 10 Liter, Telur 6 rak dan uang tunai kepada masing-masing anak yatim," aku Fahriamin, Ketua Bharaduta Bima NTB kepada wartawan kabarbima.com.

Usai  berbagi kebahagiaan bersama Anak Yatim Piatu, Anggota Polisi menyempatkan waktu menyambangi kediaman keluarga besar mendiang almarhum Hendra di Lingkungan BTN Sarata Kota Bima.  

Rasa duka haru terlihat jelas dimata Orang Tua dan Buah Hati tercinta anggota Polisi yang terbunuh 10 Tahun lalu itu. ”Hal ini sebagai bentuk kepedulian sekaligus bukti solidaritas kami pada sesama Leting. Sesungguhnya, hati kami terketuk dan moral kami terpanggil. Bukan hanya karena menyisahkan kenangan manis semasih almarhum hidup. Tapi, lebih karena masih ada tanggungjawabnya terutama terhadap Putra tercintanya yang masih duduk di Bangku Sekolah,” ujarnya.

Disinggung soal belum berhasilnya terungkap kasus tersebut, padahal insiden tragis dimaksud sudah relatif lama hingga 10 Tahun. Komunitas Bharaduta dimaksud tidak berharap banyak dan tidak juga pasrah, kasus tersebut sepenuhnya diserahkan kepada Allah SWT. 

”Kita serahkan pada Allah SWT, ikhlaskan saja.  Karena, apapun yang terjadi tak terkecuali musibah tidak terlepas dari kuasanya Allah SWT.  Yang jelas, apapun yang kita lakukan pasti ada balasanya, terlepas perbuatan baik ataupun buruk,” tuturnya.

Pada kesempatan itu, Anggota Bharaduta juga memberikan bantuan uang tunai kepada buah hati almarhum sebesar Rp.2.200.000.  (KB-01)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.