Oknum Staf KUA Palibelo Pungut Biaya Pembuatan Surat Keterangan Menikah - Kabar Bima

Oknum Staf KUA Palibelo Pungut Biaya Pembuatan Surat Keterangan Menikah

Bima, KB.- Oknum pegawai Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Palibelo diduga telah melakukan pungutan liar, untuk pembuatan Surat Keterangan Menikah.

Surat Keterang Menikah yang dikeluarkan KUA Palibelo.
Korbannya, Salah satu warga Tonggondoa bernama Rafitha. Rafitha Mengaku saat hendak dia membuat surat keterangan menikah untuk kedua orang tuannya di Kantor KUA Kecamatan Palibelo sebagai syarat pembuatan Akte Kelahiran dirinnya di Dinas Catatan Sipil Kabupaten Bima, dirinya dimintai uang untuk pembuatan Surat Keterangan tersebut, senilai Rp. 100 ribu.

''Saya kaget ketika dimintai uang tersebut. Saya pun menanyakan kembali ke Staf yang meminta uang tersebut, benar atau tidak,?  pihak Staf KUA pun menjawab, uang tersebut untuk biaya administarasi.

Bukan hanya Rafitha korbannya, salah satu warga Desa Teke, Sarjan pun ikut menjadi  korbannya.  Sarjan mengaku dirinya juga menjadi korban pungutan liar tersebut. Awalnya Sarjan hanya mendengar adanya isu tersebut. Karena penasaran, dirinya berpura-pura  membuat Surat Keterangan Menikah di kantor KUA dimaksud, untuk memastikan adanya pungli. 

Informasi tersebut ternyata benar adanya. Pada saat Sarjan mengurus surat keterangan, oknum Staf KUA Kecamatan Palibelo meminta uang sebasar Rp. 30 ribu kepada dirinya.

"Saya kaget saat dimintain uang Rp. 30 ribu tersebut. Saya pun akhirnya memberikannya, untuk memastikan adanya dugaan pungli di kantor tersbeut,"ungkapnya.

Lanjut Sarjan, dirinya tidak akan keberatan jika dibuatkan Duplikat Akta Nikah,

''kalau Duplikat Akta Nikah emang dibayar, tapi yang saya buat itukan Keteran Menikah yang hanya dipergunakan untuk sementara,"ungkapnnya.

Sementara itu, Kepala KUA Palibelo, Husnin, S.Ag saat dikonfirmasi di ruangan kerjannya Senin (20/08/2018), meminta maaf atas ulah oknum pegawainya tersebut. Menurutnya, pengurusan surat keterngan nikah itu tidak dipungut biaya sama sekali. 

"Saya akan kasih tahu ke staf saya untuk tidak lagi memungut biaya sepersen pun untuk pengurusan surat keterangan nikah. Dan saya minta maaf atas ulahnya itu."tuturnya. (KB-05)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.