DP3AP2KB Sosialisasi Advokasi - KIE Bagi Pokja - Kabar Bima

DP3AP2KB Sosialisasi Advokasi - KIE Bagi Pokja

Bima, KB.- Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kabupaten Bima, melalui Bidang Informasi dan Pengembangan Data, Selasa (04/09/2018) menggelar kegaitan Sosialisasi Kebijakan Strategi dan Materi Advokasi - KIE Pembagunan Kependudukan dan Keluarga Berencana Bagi Pokja Advokasi di Kabupaten Bima.

Kegiatan tersebut dilaksanakan di Aula kantor DP3AP2KB Kabupaten Bima, yang dihadiri oleh Staf Ahli Bupati Bima, Drs. Putarman, Kabid Adpin Perwakilan BKKBN Provinsi NTB,Drs. Samsul Anam, MPH yang sekaligus menjadi pembicara dalam kegiatan tersebut. Pesertanya adalah kepala UPT DP3AP2KB se Kabupaten Bima atau Pokja Advokasi, dan pegawai lingkup dinas setempat.

Dalam laporannya, Drs. Hafid selaku Kabid Informasi dan Pengembangan Data yang juga ketua panitia menyampaikan, bahwa dalam rangka mengendalikan laju pertumbuhan penduduk dan mewujudkan keluarga yang berkualitas, diperlukan upaya peningkatan pengelolaan dan pelaksanaan program Kependudukan, Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga (KKBPK). 

Lanjutnya, peran serta dari instansi terkait, organisasi kemasyarakatan dan lembaga swadaya masyarakat, dalam pembentukan kelompok keria advokasi kependudukan dan keluarga berencana tingkat Kabupaten Bima telah berjalan sejak tahun 2016.

"Kegiatan ini bertujuan, memperkuat iaringan dalam pengembangan kebijakan strategi dan materi advokasi KIE Pembangunan Kependudukan dan Keluarga Berencana bagi Pokja advokasi (Distrik Kerja Grup) di Kabupaten Bima. Meningkatkan fasilitasi kepada mitra kerja dalam melakukan advokasi dan ke program KKBPK," jelasnya.

"Peserta dalam kegiatan  ini sebanyak 25 orang yang terdiri dari pengurus dan anggota Pokja Advokasi Kependudukan Kabupaten Bima,"tambahnya. 

Sementara itu, Bupati Bima yang diwakili staf ahlinya, Drs. Putarman yang sekaligus membuka secara resmi kegaitan tersebut, dalam sambutannya menyampaikan, bahwa kemajuan teknologi yang demikian pesat telah memberikan kemudahan dan menjadi faktor pendorong peningkatan kualitas kegiatan  Advokasi Komunikasi Informasi dan Edukasi, yang harus diimbangi oleh kemampuan sumber daya manusia yang menjadi salah satu ikon kegiatan penting. 

Perlu disadari kondisi keterbatasan SDM pelaksana program KB di lini lapangan baik dari sisi kuantitas maupun kualitas, Sehingga upaya antisipasi agar pelaksanaan kegiatan tetap dapat dilakukan. Inventarisasi dan informasi tenaga kerja yang siap digunakan secara kualitatif perlu dilaksanakan. 

"Kegiatan ini dapat membantu dalam menentukan kebijakan, disamping memberikan pelatihan teknis operasional yang tepat sasaran. Ada penggunaan sarana modern: Faktor Sumber Daya Manusia sebagai pelaksana advokasi Informasi dan Edukasi ini sangat penting, mengingat peralatan yang disediakan, tidak akan bekerja optimal untuk para pelaksana tidak memiliki kemampuan sepadan," tandasnya. 

Lanjutnya, Kemampuan mengoperasikan peralatan, persiapan materi, kreativitas dan inovasi sangat dibutuhkan dalam pelaksanaan kegiatan yang menjadi salah satu kunci keberhasilan program KB ini. 

"Oleh karena itu dalam rangka pengendalian pertumbuhan dan ekonomi keluarga diperlukan upaya peningkatan program dan pelaksanan program keluarga dan pembangunan keluarga, program melalui KKBPK yang berkualitas," terangnya. 

Keberadaan Advokasi dan KIE (Komunikasi, Informasi dan Edukasi) yang dilakukan secara intensif dan terarah dan tepat sasaran, merupakan salah satu kegiatan kunci, perilaku dan sistem nilai. Program-program yang dibutuhkan dan dilakukan dengan baik untuk melaksanakan program-program baik untuk masyarakat, pelaksana maupun para pengelola program. 

"Untuk itu semenjak awal pelaksanaan program KB tahun 1970 hingga sekarang dan bahkan waktu yang akan datang, informasi yang ada merupakan kunci dari program keberhasilan kependudukan dan KB," tuturnya. 

Dengan menggunakan kegiatan-kegiatan ini dalam rangka meningkatkan pengetahuan dan pembelajaran, serta melakukan pembajakan bagi para program PKB / PLKB terhadap pengelolaan, KKBPK, juga meningkatkan keterampilan dari KIE dalam program penguatan KKBPK di lini lapangan. 

"Saya berharap melalui kegiatan ini dapat meningkatkan pemahaman, sikap dan perilaku serta motivasi penyuluh KKBPK yaitu para Petugas Lapangan Keluarga Berencana dalam mendukung program rujukan kependudukan dan keluarga berencana (KKBPK) di Daerah Kabupaten Bima,"harapnya. (KB-01)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.