Kadinsos : Pemotongan Dana Kube Bukan Atas Perintah Saya - Kabar Bima

Kadinsos : Pemotongan Dana Kube Bukan Atas Perintah Saya

Kota Bima, KB.- Polemik soal pemotongan dana Bantuan Kelompok Usaha Bersama (Kube)  di lingkungan Songgela Kelurahan Ule Kecamatan Asakota Kota Bima sebesar Rp. 300 ribu perorang, yang diduga dilakukan oleh Pendamping Kube, Syahbudin terus menjadi bauh bibir masyarakat Kota Bima. Dalam proses pemotongan dana tersebut, Syahbudin menyebutkan, kalau dana yang dipotong itu untuk amplop kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kota Bima, yaitu H.Muhidin, begitu yang dilansir  media online JurnalNTB.com.

H. Muhidin.
Menanggapi hal tersebut, Kadis Dinsos Kota Bima, H.Muhidin yang ditemui kabarbima.com di ruang kerjanya, Senin (09/10/2018) siang, dengan tegas membantah kalau dirinya terlibat dalam pemotongan dana bantuan Kube tersebut.

"Tidak benar kalau pemotongan itu atas perintah saya. Dan saya pun tidak pernah meminta aplop pada pendamping maupun anggota Kube,"bantahnya.

Dirinya akan segera memanggil pendamping Kube Songgole untuk klarifikasi.

"Secepatnya saya akan panggil mereka untuk klarifikasi,"jelasnya.

Dikatakannya, bahwa Pendamping Kube Songgela itu sebenarnya bukan Syahbudin, tapi Sarjan. "Syahbudin itu bukan pendamping, tapi pengurus Kube. Saya pikir Syahbudin ini terlalu ikut campur soal bantuan kube,"katanya.

Muhidin juga menjelaskan, bahwa dana Kube itu tidak boleh dipotong, kecuali untuk kebutuhan proposal, materai dan untuk pembuatan rekening Bank. Itupun harus ada kesepakatan bersama dengan ketua dan anggota Kube.

"Kalau dana itu dipotong tanpa adanya kesepakatan berarti dia sudah melakukan kesalahan,"tutur Muhidin.

Sementara itu ditempat terpisah, Syahbudin yang dikonfrmasi media ini melalui seluler juga membantah kalau dirinya melakukan pemotongan kepada anggota Kube.

"Yang bilang saya memotong dana Kube itu siapa,? saya bukan ketua kelompok tapi pembantu pendamping," jelasnya.

Syahbudin menjelaskan, kalau dirinya itu memang bukan pendamping tapi kordinator, dan yang mengusulkan Kube ke Dinas Sosial Kota Bima itu adalah dirinya. Tapi yang membagikan uang itu adalah ketua kelompok.

"Yang membagi uang itu ketua kelompok bukan saya, dan saya tidak pernah menerima uang dari anggota Kube,"katanya.

"Dan setelah saya tanya pada ketua kelompok, kalau pemotongan itu hanya 250 ribu, itupun untuk kebutuhan administrasi. Saya hanya membantu masyarakat bukan mempersulit mereka,"pungkasnya.(KB-04)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.