Kapolres Mataram Menjenguk Korban Gempa Berkekuatan 5,7 SR - Kabar Bima

Kapolres Mataram Menjenguk Korban Gempa Berkekuatan 5,7 SR

Mataram, KB.- Kapolres Mataram, AKBP Saiful Alam menjenguk korban gempa warga Lingsar, Kabupaten Lombok Barat. Korban gempa bumi yang berkekuatan 5,7 Skala Richter (SR), yang terjadi Kamis 6 Desember 2018 pukul 09.02 Wita.

Kapolres menjelaskan, bahwa korban bernama Amaq Sirah (79) bekerja sebagai tukang bangunan. Korban warga Desa Katang Bayan Kecematan Lingsar Kabupaten Lombok Barat, kini masih mendapat perawatan medis di Puskesmas Sigerongan.
Saat terjadinya gempa, korban Amaq Sirah sedang mengerjakan atap bangunan dari kayu tersebut lompat ke bawah. Namun bangunan yang nampaknya masih belum kuat sehingga roboh dengan menimpa tubuh korban yang sudah berada di bawah bangunan.

"Dia (korban) tukang dan dia sedang membangun rumah dengan anaknya, karena bangunan itu baru sehingga belum kering. Sehingga roboh dan menimpah dia," ujarnya Saiful.

Korban tesebut saat gempa loncat dari atas bangunan yang sudah hampir jadi, karena belum dipasangin siku-siku sebagai penguat bangunan sehinga runtuh dan menimpa tubuh korban. Saat ini korban sedang dirawat di Puskesmas Sigerongan mengalami luka sedang.

Sementara korban lainnya, Apni (22) warga Desa Sigerongan Kecamatan Lingsar Kabupaten Lombok Barat, korban mengalami kecelakaan tunggal di jalan lintas Sigerongan Karang Bayan dan dirawat di Puskesmas Sigerongan.

"Korban saat menjemput adiknya di sekolah pasca gempa, korban terjatuh akibat pasir yg bertebaran di jalan, saat ini korban dalam perawatan medis di Puskesmas Sigerongan," ungkapnya.
Sedangkan korban Umrah (35) Desa Gegerung Kecamatan Lingsar Kabupaten Lombok Barat. Korban pasca gempa hendak menjemput anaknya di sekolah denga mengendarai sepeda motor. Saat ini korban sedang dirawat di Puskesmas Sigerongan.

"Korban terpeleset di gang depan rumahnya dan muka korban membentur batu," kata Saiful.
Atas kejadian tersebut. Kapolres Mataram, AKBP Saiful Alam selain turun di jalan juga menghimbau kepada masyarakat agar lebih hati-hati demi keselamatan.

"Kami juga sudah turun ke jalan, memang gempa bumi ini kan menjadi juga ancaman faktor alam namun masyarakat juga kita himbau jangan terburu-buru sehingga menimbulkan kecelakaan yang lain, lalu lintas atau bahkan cidera yang lain karena cemas," harapnya.

Lebih lanjut, Kapolres mengimbau kepada warganya untuk lebih waspada. Ketika bencana gempa bumi datang diharapkan untuk tidak panik melainkan bergegas ke tempat yang lebih aman.

"Apa bila ada gempa ataupun bencana apapun, menyelamatkan diri penting, tetapi menjaga situasi sehingga tidak terburu-buru mengambil tindakan sehingga menimbulkan kejadian-kejadian yang lain," harapannya. (KB-03)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.