BNI Cabang Bima akan Kembalikan Uang Nasabah yang "Dirampok" - Kabar Bima

BNI Cabang Bima akan Kembalikan Uang Nasabah yang "Dirampok"

Kota Bima, KB.- Puluhan nasabah Bank BNI Cabang Bima mendatangi kantor BNI Cabang Bima, Selasa (29/01/2019) untuk meminta klarifikasi dari pihak Bank, terkait hilangnya sejumlah uang di rekening mereka. Mereka melaporkan uang tabungan yang tertarik tanpa sepengetahuan mereka atau "dirampok" oknum yang meretas rekening. 

Pemimpin Bank BNI Cabang Bima, M.Amin.
Para nasabah mengetahui uangnya ditarik orang setelah mendapat laporan sms banking yang masuk beberapa kali. Selain itu, ada juga yang ingin transfer uang, namun gagal dilakukan. Setelah dicek, ternyata saldo tabungan sudah berkurang. 

Insiden yang cukup menghebohkan warga Kota Bima itu, cukup mengakibatkan geger kondisi dan keadaan para Nasabah BNI di Kota Bima khususnya. Mendengar kabar itu, sejumlah Nasabah BNI mendatangi Kantor Cabang BNI, pada Selasa (29/01/2019) untuk meminta klarifikasi dari pihak Bank. Baik itu Nasabah korban bobol maupun yang tidak berhasil dibobol penjahat internasional itu.

Kejadian yang menghebohkan itu, merupakan kali pertamanya terjadi di wilayah Kota Bima. Peristiwa itu diketahui ketika adanya laporan transaksi pelaku kejahatan tersebut yang terjadi di Pulau Borneo Kalimantan, Tarakan. Transaksi berlangsung, pada Senin (28/01), mulai pukul 22.00 Wita sampai pukul 04.00 Wita.

Salah satu Nasabah, Khairul, warga asal Kelurahan Rabangodu, Kota Bima, mengungkapkan, saldo tabungan miliknya, berkurang sebanyak Rp. 5 juta, lalu diketahui kurang saldonya tersebut, saat hendak melakukan transaksi di salah satu terminal ATM Kota Bima. "Tiba-tiba ATM saya diblokir, ternyata Nomor Rekening saya sudah diretas dan uang saya hilang sebanyak Rp. 5 Juta," ungkapnya dihadapan awak media, saat mendatangi Kantor Bank.

Dilanjutnya, mengetahui hal itu, ia bersama istri pun langsung mendatangi Kantor Bank BNI Cabang Bima. Tujuannya, untuk meminta klarifikasi, sekaligus ganti rugi dari pihak Bank. "Saya harap atas kejadian ini, menjadi tanggungjawab penuh dari pihak Bank," tuturnya.

Sementara itu, Pemimpin Bank BNI Cabang Bima, M.Amin, kembali mengungkapkan hal yang senada, diakuinya, sejumlah Nasabah mendatangi Kantor Bank tersebut. "Dari pagi, sudah 23 Nasabah yang mengadu terkait itu. Untuk menetralisir hal itu, BNI Cabang Bima siap menanggung kerugian Nasabah," terang Amin.

Dijelaskannya, mengenai jenis transaksi pelaku kejahatan itu, ada dua macam. Diantaranya, transaksi tunai, diketahui melalui sms banking yang masuk di setiap nomor Handphone korban dan menggunakan via transfer bank.

“Untuk jenis transaksi yang kedua ini, BNI masih kesulitan mendeteksinya. Karena yang diambil antar bank, bukan sesama BNI. Sebab, Modus ini adalah modus Kejahatan Secara Nasional," jelasnya.

Menangani hal tersebut, pihaknya akan melakukan investigasi pun verifikasi terkait itu. TIM investigasi khusus pun, sudah tersebar untuk melakukan croscek di setiap terminal ATM BNI. 

"Upaya awal itu dilakukan merupakan, yakni memeriksa dan terus memantau kondisi dan keadaan itu," tutupnya. (KB-07)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.