Operasional Penerbangan Bandara Bima Menurun Hingga 50 Persen - Kabar Bima

Operasional Penerbangan Bandara Bima Menurun Hingga 50 Persen

Bima, KB.- Operasional Penerbangan di Bandara Sultan Muhammad Salahudin Bima, di awal tahun 2019 munurun hingga 50 persen. Itu dikarenakan setiap Air Line (maskapai) itu sepi.

Kadek Yuli Sasrawan.
Hal itu terjadi bukan pengaruh cuaca, tapi karena sepinya penumpang Pesawat. Kejadian tersebut, tidak hanya di Bandara Bima, namun hampir pada setiap daerah atau seluruh wilayah indonesia. 

"Januari ini banyak yang batal. Bukan dikarenakan cuaca. Tapi, karena memang penumpangnya sepi. Semuanya tergantung pasar menurut saya,"ungkap Kepala Bandara, Kadek Yuli Sasrawan dalam ruang kerjanya saat dikonfirmasi media kabarbima.com, Kamis (24/01/2019).

Lanjutnya, kejadian pembatalan penerbangan pesawat tersebut, bahkan terjadi pada setiap hari. Hal itu, murni karena penumpangnya sepi. "Seperti halnya Pesawat Garuda hari ini batal dua-duanya. Wings batal 3 dari 5 kalau nggak salah. Dua wings dan Nam Air yang bertahan," beber laki-laki bertubuh kekar itu.

Kata dia, yang sering cancel itu, jadwal penerbangan Bima-Lombok. Yakni, pesawat Garuda dan Wings. Jadi,  Garuda sisa satu dan Wings juga sisa satu. Bima-Makassar pun sering cancel, namun kadang-kadang. "Dan ini di seluruh indonesia. Dimana-mana juga sepi," kata Kadek.

Ditambahnya, jadwal penerbangan pada setiap hari, dapat dipastikan ada yang dicancel karena hal itu. Sebab menurutnya, penumpang pesawat, jarang yang keluar masuk daerah saat-saat awal tahun seperti sekarang ini. Terlebih, perayaan Tahun Baru dan Natal pun baru-baru selesai. 

"Artinya, orang-orang juga lagi pada istirahat kalau di awal tahun seperti ini. Dan setiap hari itu ada yang batal, tapi kadang masing-masing satu. Misalkan, Pesawat Garuda satu yang batal, terus Wings, batal juga satu, dan ini tiap harinya. Pun terkadang dua, kadang tiga juga, Itu tergantung," tutupnya. (KB-07)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.