Sukses Pimpin Desa Mbawa, Abdul Gani Kembali Dilantik Jadi Kades Ketiga Kalinya - Kabar Bima

Sukses Pimpin Desa Mbawa, Abdul Gani Kembali Dilantik Jadi Kades Ketiga Kalinya

Bima, KB.- Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak  beberapa waktu lalu, merupakan ajang demokrasi  terpimpin yang diselenggaran Pemerintah Kabupaten Bima. Penyelenggaraan itu, dalam hal mencari pemimpin baru untuk menjalankan tugas-tugas mulia yang diamanahkan kepada seorang pemimpin.

Kades Mbawa, Abdul Gani didampingi istri tercinta.
Melalui Pilkades serentak, seluruh lapisan masyarakat yang berdomilisi pada setiap kecamatan, memilih seorang pemimpin yang dipercayakan mampu menjaga nilai-nilai kepemimpinannya pada saat itu. Pertarungan individu dalam meraih simpati, pun kemenangan atas dukungan masyarakat, adalah hal yang tidak mudah bagi para calon.

Kepala Desa Mbawa, Abdul Gani, usai dilantik Bupati Bima, Hj. Indah Dhamyanti Putri SE, Senin (28/01/2019), mengungkapkan, kemenangan adalah ujian bagi para pemenang. Terlebih, dalam menjalankan tugas dan amanah yang diemban. Itu bukanlah hal yang mudah untuk dilalui. 

"Alhamdulillah, saya mendapatkan kepercayaan masyarakat Desa Mbawa sampai tiga periode ini. Itu berkat kerja keras saya dan kepercayaan warga terhadap saya, untuk menjadi pelayan bagi mereka. Dan ini, bukanlah kemenangan buat saya, melainkan kemenangan masyarakat saya dan ujian bagi saya sendiri,"ungkap Kepala Desa tiga periode itu, pada wartawan kabarbima.com, usai pelantikannya.

Gani mengatakan, setelah dilantik, bukan lagi waktunya untuk santai-santai dalam hal merasa puas atas kemenangan itu. Melainkan, kata dia, kini dirinya diperhadapkan dengan tugas yang sangat berat, pun dibutuhkan kerja ekstra mulai sekarang. 

"Seperti yang dikatakan Bupati Bima tadi, sekarang bukan lagi waktunya untuk berleha-leha atau pun bereforia yang berlebihan atas kemenangan yang merupakan suatu ujian ini. Saya tak ingin, waktu itu terbuang dengan sia-sia. Harus dimanfaatkan sebagaimana mestinya,"ujarnya.

Langkah awal yang akan dilakukannya dalam menyongsong perubahan dan kemajuan, serta kesuksesan daerah, terutama Desa Mbawa, yakni memperbaiki struktural pemerintahan desa. Karena menurutnya, jika birokrasi sehat, maka desa pun akan lebih sehat. Dalam artian, kemajuan desa itu pun akan terlihat. 

"Manajemen yang sehat atau baik, akan menghasilkan perubahan yang jauh lebih sehat dan baik pula. Karena itu, saya akan memperbaiki tatanan birokrasi saya dan saya akan terapkan kedisiplinan dalam bekerja," terangnya.

Sementara itu, ia tetap optimis, bersama masyarakat dirinya akan mampu menyukseskan, apa yang menjadi tujuan desa tersebut. Disamping itu, akan ada jebolan-jebolan baru melalui program kerja unggulannya, dalam memberikan kemajuan terhadap daerah, khususnya Kabupaten Bima. 

"Saya yakin, dengan adanya kekuatan masyarakat bersama pemerintah Desa, kemajuan dan perubahan kearah positif itu akan dapat kita nikmati bersama. Dan saya pun sudah melihat, potensi-potensi di Desa Mbawa, baik itu di wilayah kebudayaannya, destinasi wisata, maupun potensi dalam hal peternakan. Itu sangat luar biasa dan itulah yang akan kita kembangkan nanti. Tentu ini semua tidak lepas dari dukungan dari semua pihak yang ada, baik itu Pemerintah Pusat, Provinsi dan Daerah. Bahkan sampai pada lapisan elemen masyarakat pada umumnya, agar semua itu dapat kita sukseskan, sehingga kita menikmati bersama hasilnya," beber laki-laki yang dikenal ramah itu.

Disampaikannya, ungkapan syukur dan ucapan terimakasih terhadap segenap elemen yang ada atas kepercayaan terhadap dirinya, pun tidak cukup untuk mewakili apa yang didapatnya itu. Melainkan, kerja nyata yang harus ia tunjukan terhadap masyarakatnya. 

"Walau ini tidak mampu membalas segala apa yang saya terima dari masyarakat saya, rasa syukur dan terimakasih kepada mereka adalah hal yang wajib saya sampaikan. Saya sangat bersyukur dan terimakasih atas semua ini, dan ini adalah tugas dan amanah yang berat untuk diri saya, sekali lagi, saya sangat berterimakasih kepada seluruh lapisan masyarakat Desa Mbawa, atas kepercayaannya terhadap saya dalam memimpin Desa Mbawa untuk ketiga kalinya," tuturnya.

Dikatakannya lagi, tidak ada yang dibeda-bedakan oleh pelayan masyarakat atau Pemerintah Desa khususnya. Walau, sebelumnya ada yang berbeda pilihan saat pemilihan. Namun, hal itu bukanlah faktor penentu pelayanan yang diberikan Pemerintah terhadap masyarakat. 

"Waktu pemilihan Kepala Desa sudah jauh tertinggal dan itu adalah masa lalu, dan sekarang saya adalah pemimpin bagi masyarakat saya, dan tak ada satu pun yang mesti saya utamakan atau tidak mendapatkan pelayanan merata dari Pemerintah Desa. Karena, saya dan segenap Pemerintah Desa adalah pelayan bagi seluruh lapisan masyarakat di Desa Mbawa," tutupnya. (KB-07/ADVETORIAL).

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.