Menantang Mulut Besar Fahri Hamzah - Kabar Bima

Menantang Mulut Besar Fahri Hamzah

Oleh : Alfa Rosihan
Masyarakat Kota Bima, Manager Futsal UJF

Dengarkan, Puluhan tahun lamanya Kami ditipu oleh manusia pembohong yang berlabel TUAN GURU untuk merealisasikan CITA BESAR kami Merdeka dari ketimpangan pembangunan di NTB, apa itu?? PROPINSI PULAU SUMBAWA (PPS). Mungkin Bapak Fahri Hamzah lebih paham dan mengerti tentang syarat dan langkah apa yang harus diambil dalam memperjuangkan PPS tersebut ketimbang kami, tapi yang jelas suara lantang anda hari ini di TANAH KERAMAT yang bernama BIMA akan kami tumpangi. 

Pastikan, Hari ini kami selaku generasi TANAH SUMBAWA menantang bapak FAHRI HAMZAH mewujudkan cita besar kami terbebas dari jajahan dan ketimpangan pembangunan di NTB melalui final dan mengikatnya PROPINSI PULAU SUMBAWA menjadi propinsi yang ke 35 di bumi Nusantara ini dan bebas dari Cengkraman pulau lombok. Jelas Bapak sering mendengar teriakan atas keinginan berdirinya PPS selama ini. Entah Bapak Ogah-ogahan, Pura-pura tak tahu atau pikun namun sesuatu yang tak mungkin karena anda berasal dari Sumbawa. 

Sudahlah !!! Mari Lupakan sejenak suara menggebu-gebu dan niat terselubung bapak hari ini di Gedung Budaya Kota Bima-NTB, karna ada beberapa hal yang harus anda CATAT : Tak ada dusta di antara kita jika ingin mengemis dukungan, tak ada bangkai yang tak terendus jika hanya membungkus Bau dan tak guna cerdas jika janji berlabel HOAX. PULAU SUMBAWA kami muak akan janji dan susunan kata penuh kontroversiMu. Watak kita sama-sama keras tapi jangan berajar kurangajar mampir sebentar lalu pergi tanpa membawa misi untuk di tunaikan kemudian hari. 

Baiklah !!! Jika tak ingin namamu hanya tinggal nama : Sepuluh tahun mewakili masyarakat NTB teriakan lantangMu di berbagai media dan kesempatan, Tanah Sumbawa acungkan jutaan jempol dan meliaran tepuk tangan saat anda berbicara tapi tidak untuk hari ini. Sebabnya jelas, APA KONTRIBUSImu memperjuangkan PPS?? Dan anda harus tahu bahwa hari ini anda meninggalkan tangisan dan teriakan jutaan masyarakat BIMA dan SUMBAWA yang merindukan KEMANDIRIAN dan KESEJAHTERAAN dengan tangan dan kakiNya sendiri kemudian anda berleha-leha di gedung nan megah jakarta tanpa niat memperjuakanNya. 

Ataukah !!! hakikat mandiri dan sejahtera tak anda pahami tanpa freedom??? piciklah kiranya penailaian itu harus di sematkan pada manusia terhormat sekaliber anda. Gerakan Arah Baru Indonesia (GARBI) boleh saja menggelora satu Minggu terakhir ini di tanah sumbawa, namun suatu saat nanti akan tinggal SEJARAH CACAT jika anda tak membawa pulang kado manis terbentuknya PROPINSI PULAI SUMBAWA (PPS). (*)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.