5 Warga Kota Bima Dirampok di Pantai Wane - Kabar Bima

5 Warga Kota Bima Dirampok di Pantai Wane

Bima, KB.- Pada Minggu (03/03/2019), sekitar pukul 14.20 wita, bertempat di lokasi wisata Pantai Wane Desa Tolo Uwi Kecamatan Monta Kabupaten Bima, telah terjadi Tindak Pidana Pencurian Dengan Kekerasan (Curas) terhadap Korban, Sintia David (19), Timotius (18), Awali (17), Riki (15) dan Justin Irianto (20), warga asal Kampung Benteng, Kelurahan Melayu, Kecamatan Asakota, Kota Bima.

Lima Orang korban saat berada di kantor Polisi.
Adapun Kronologis kejadian saat itu,  sejumlah korban pergi ke tempat wisata pantai Wane Desa. Tolo Uwi Kecamatan Monta, Kabupaten Bima, dengan menggunakan 3 (tiga) unit sepeda motor.  Sesampainya di pantai Wane sekitar pukul. 12.30 wita, sejumlah korban sempat berfoto-foto  di pinggir pantai. Kemudian sekitar pukul 14.20 Wita,  tiba-tiba datang 3 (tiga) Orang Tidak Dikenal (OTK) masing-masing membawa parang dan menghampiri korban, yakni sambil mengacungkan parangnya, hingga mereka meminta Hp yang dimiliki sejumlah korban.

Akibat itu, para korban merasa ketakutan dan menyerahkan sejumlah Hp yang dimilikinya kepada pelaku. Kemudian pelaku pergi meninggalkan tempat tersebut. Namun, beberapa menit kemudian, sekitar pukul 17.00 wita, datang salah seorang warga desa setempat yang tidak dikenali oleh sejumlah korban mengembalikan Hp milik  korban. Setelah dikembalikan, korban langsung pergi meninggalkan tempat tersebut.

Adapun sejumlah barang milik korban yang diambil oleh pelaku lalu dikembalikan, diantaranya, 1 unit Hp merek Sansung milik  Sintia David, 1 unit Hp merek XIOMI milik Timotius, 1 Unit Hp merek FIFO milik Awalia, 1 Unit Hp merek FIFO A 73 milik Riki dan 1 Unit Hp merek SAMSUNG milik Justin Iriant.

Kapolres Bima AKBP Bagus S. Wibowo S.Ik, mengatakan, karena barang-barang miliknya sudah dikembalikan, sejumlah korban pun tak ingin perpanjang terkait insiden itu. Terlebih, menyelesaikannya melalui jalur hukum.
   
"Berhubung  barang-barang milik para korban telah dikembalikan oleh pelaku melalui orang yang  tidak dikenal sehingga para korban tidak mau melaporkan kejadian tersebut secara resmi kepada pihak Kepolisian," ungkap Bagus.
    
Lanjutnya, walau demikian, pihak kepolisian akan tetap menyelidiki kasus tersebut. Sebab, apapun bentuk kejahatan mesti diungkap hingga tuntas. 

"Walaupun para korban tidak mau mengajukan laporan secara resmi kepada pihak Kepolisian  namun pihak kepolisian tetap melakukan penyelidikan untuk mengungkap  pelaku pencurian tersebut," tuturnya.

Ia himbau kepada seluruh masyarakat umumnya, ketika saat pergi berwisata, agar tidak membawa barang-barang yang begitu berhagar.

"Saya menghimbau kepada masyarakat yang mendatangi  tempat wisata, dimana pun tempatnya, agar tidak membawa  barang2 berharga  apalagi daerah yang didatangi jauh dari perkampungan (sepi), semoga kita selalu selamat kemana pun kita pergi," imbaunya.

Terakhir kata dia, kasus tersebut sedang didalami pihaknya. Dan akan diungkap ketika pelakunya sudah ditangkap.

"Yang di lakukan oleh para pelaku  masih dalam penyelidikan  pihak kami, in syaa allah secepatnya kita ungkap siapa pelakunya. Karena,jangan sampai ini terulang lagi dan mengancam kesalamatan kita semua," tutupnya. (KB-07)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.