Pelabuhan Tikus Jadi Tempat Masuknya Narkoba di Bima - Kabar Bima

Pelabuhan Tikus Jadi Tempat Masuknya Narkoba di Bima

Kota Bima, KB.- Maraknya peredaran narkoba terjadi di beberapa daerah, termasuk di Bima. Peredaran barang haram tersebut dapat membahayakan generasi muda.

Feri Priyanto S.Sos MM.
Namun, untuk mengantisipasi hal tersebut Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Bima, dengan cepat mengambil langkah strategis untuk pencegahan sehingga tidak lagi banyak memakan korban.

“Langkah strategis yang dilakukan itu, seperti melakukan sosialisasi narkoba di masyarakat, Sekolah maupun Istansi-Istansi Pemerintah,” Ucap Kasubag Umum BNNK Bima Feri Priyanto S.Sos MM saat ditemui di kantornya, Kamis (28/03/2019).

Sebenarnya kata dia, di BNNK ini ada 3 seksi pemberantaskan narkoba yaitu seksi pemberantasan, seksi penyuluhan narkoba dan seksi rehabilitasi.

“Tiga seksi ini tetap rutin melakukan sosialisasi narkoba, juga bekerjasama dengan mahasiswa KKN yang ada di beberapa wilayah di Bima. Karena pencegahan narkoba ini sangat penting dilakukan agar masyarakat bisa terhindar dari barang haram itu. Karena dalam UU nomor 06 tahun 2018 itu sudah jelas, bahwa pencegahan narkoba itu bukan saja tugas BNNK dan Kepolisian, tetapi itu adalah tugas kita semua untuk menyelamatkan generasi," katanya.

Dijelaskannya, bahwa UU No 06 tahun 2018 itu lebih menekan kepada setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD), supaya tiap tahunnya tatap melaksanakan kegiatan penyuluhan narkoba minimal di kantor masing-masing sekaligus dilakukan tes urine, dan satuan anti narkoba.

“Karena seiring dengan perkembangan jaman, maka semakin berkembang pula peningkatan narkoba, maka dari itu, lewat kegiatan sosialisasi ataupun penyuluhan narkoba, dapat mengurangi maraknya peredaran narkoba itu sendiri. Apalagi pihak Pemerintah Kota dan Kabupaten Bima sudah menyepakati hal itu," ujarnya. 

Dikatakanya, dengan terus menerus melakukan sosialisasi, akhirnya peredaran dan penggunaan narkoba di Bima pun semakin menurun dibanding tahun sebelumnya. Dia pun menegaskan, bahwa yang paling penting, dan yang harus diselamatkan dari narkoba adalah para pelajar.

Hanya saja selama ini kata dia, Pelabuhan-Pelabuhan tikus yang diduga menjadi tempat masuknya narkoba seperti Peraiaran Pantai Kolo, Wawo Rada, Kempo dan Peraiaran Dompu ini tidak di jaga dengan ketat, sehingga barang haram tersebut bisa dengan mudah masuk.

"Karena kurangnya penjagaan sehingaa barang haram tersebut bisa dengan leluasa masuk, Apalagi letak geografis indonesia ini berbentuk kepulauan, sehingga banyak tempat-tempat yang strategis untuk bisa membawakan barang-barang tersebut masuk, salah satunya lewat jalur laut," pungkasnya. (KB-04)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.