Tidak Hanya Kepala IFK, Dewan Minta Bupati Ganti Juga Kadikes - Kabar Bima

Tidak Hanya Kepala IFK, Dewan Minta Bupati Ganti Juga Kadikes

Bima, KB.- Nyanyian Kepala Instalasi Farmasi Kesehatan (IFK) Nur Kasna Wahyuni, S.Si, Apt, Mars, di beberapa media, terkait dengan pengadaan obat senilai Rp. 3,6 Miliar di Dinas Kesehatan (Dikes) Kabupaten Bima sampai berujung dirinya dimutasi menjadi Kepala Seksi (Kasi) P4 Bappeda Kabupaten Bima menjadi sorotan anggota Komisi II DPRD Kabupaten Bima, Edy Muhlis. S.Sos.

 Edy Muhlis. S.Sos. (Baju Hitam).
Seharusnya kata Edi, Bupati Bima H.Indah Damayanti Putri (IDP) juga harus memutasi Kepala Dinas Kesehatan (Kadikes) Kabupaten Bima karena tidak mampu melaksanakan tugas dan fuangsinya (Tupoksi) dengan baik sehingga muncul persoalan seperti ini.

"Bupati kalau mau mutasi jangan hanya Kepala IFK saja, Kadikes juga harus dimutasi, segera ganti Kadikes," tegas Edi pada sejumlah wartawan di ruang kerjanya, Rabu, (13/03/2019).

Menurutnya, Persoalan pengadaan obat ini nilainya cukup fantastik, yakni Rp.3,6 Miliar dan kalau Bupati mau menyehatkan birokrasi pemerintahan, semua pejabat terkait itu harus dimutasi. "Dua-duanya harus dimutasi bukan kepala IFK saja," tegas Edy.

Dikatakannya, bahwa Kadikes Kabupaten Bima itu, sejak awal menjabat dan melaksanakan semua kegiatan dinas selalu ada benturan, bahkan perna ditegur.

Menurut Edy, Dikes ini adalah dinas yang belum sehat secara kelembagaan. "Karena setiap kita panggil tidak perna hadir termasuk Kapala IFK," katanya.

Masih menurut Edy, bahwa pelaksanaan pengadaan obat di Dikes itu terkesan tertutup. Dan kalaupun pelomik Rp. 3,6 Miliar ini dikaitkan dengan mutasi, itu bisa-bisa saja. Karena nyanyian Yuni itu bisa membahayakan OPD tersebut makanya secepatnya harus dimutasi.

"Ada ketakutan-ketakutan tertentu sehingga Kepala IFK itu dimutasi," pungkasnya. (KB-04)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.