Gubernur NTB Tutup Turnamen Sepak Bola Herman Efendy Cup - Kabar Bima

Gubernur NTB Tutup Turnamen Sepak Bola Herman Efendy Cup

Bima, KB.- Turnamen Herman "Effendy Cup" yang digelar di lapangan Sepak Bola Desa Dena Kecamatan Madapangga ditutup resmi Gubernur NTB Dr.Zulkieflimansyah,S.E,M Sc. Turut hadir juga Wakil Bupati Bima Drs Dahlan M.Noer pada Turnamen yang diselenggarakan mulai 22 April 2019 lalu  itu, Sabtu, (06/07/2019).

Gubernur NTB Dr.Zulkiefliminsyah,S.E,Msc pada penutupan tersebut menyampaikan. "Herman Efendy Cup Se-pulau Sumbawa ini akan dijadikan even Turnamen Gubernur Cup," katanya.

Dirinya mengaku, kondisi Lapangan sepakbola Desa Dena Kecamatan Madapangga  sangatlah bagus untuk ditata sehingga menjadi pusat kegiatan Bima Barat.

Selain itu, Gubernur sangat Apresiasi dengan even olahraga yang diselenggarakan oleh pemuda dari desa Dena, Herman Efendy. "Dirinya berjanji akan tetap membantu even seperti ini," sebutnya.

Gubernur pada kesempatan itu menyerahkan hadiah secara simbolis kepada juara tiga bersama yang diraih oleh Club Farjadin Fc Desa Dena dan Jembatan Induk Fc Desa Monggo. Usai Memberikan secara simbolis Gubernur meninggalkan lapangan desa Dena berangkat dalam kunjungan kerja ke Sumbawa dan kembali lagi ke Mataram.

Sementara pelopor sekaligus penanggungjawab Turnamen Sepak Bola Herman Efendy Cup (HEC), Herman Efendy, membenarkan, Gubernur NTB, sangat apresiasi atas suksesnya pertandingan tersebut.

"Bapak Gubernur sangat mengapresiasi atas pelaksanaan turnamen Herman Efendy Cup (HEC) dan Pak Gubernur menawarkan agar Gubernur Cup Bisa di laksanakan di Lapangan Desa Dena," akunya.

Ia menambahkan, kehadiran orang nomor satu Nusa Tenggara Barat (NTB), Dr. Zulkiflimansyah, mengakibatkan warga setempat sangat bangga dengan kedatangannya.

"Seluruh masyarakat desa dena sangat bahagia dan bangga atas kesedian Bapak Gubernur menyempatkan waktu di tengah kesibukan2 Beliau dan berkenan hadir menutup turnamen ini," tutur laki-laki dikenal ramah itu.

Adapun harapan juga pesan dirinya, bahwa olahraga sepak bola mesti menjadi sebuah peluang dalam memajukan daerah khususnya. Selain itu, ia mengingatkan, pada masa sekarang sudah memasuki era Revolusi 4.0. 

"Bola harus  menjadi industri, oleh karena itu, Mental para pemain bola harus menjadi skala prioritas dalam membangun SDM pe-Sepakbola yg profesional. Dan sudah bukan zamannya lagi rakyat di suguhi adu jotos," tutupnya. 

Diketahui, partai Final dimenangkan oleh Club Galaxi FC dengan hasil akhir 6-1 atas Club lawan Eks Persekobi.Masing juara satu mendapatkan hadiah Uang tunai sebesar Rp 25 Juta dan Juara dua mendapatkan Rp 15 Juta.Selain hadiah juara Club panitia juga memberikan hadiah bagi pemain Terbaik yang diraih Salahudin dari Fc Galaksi dengan meraih hadiah Rp 1 Juta dan Dua Orang Top skorer dengan hadiah masing-masing Rp 500,- Ribu. (KB-07)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.