179 Sarjana Dicetak STIE Bima Tahun ini - Kabar Bima

179 Sarjana Dicetak STIE Bima Tahun ini

Kota Bima, KB.- Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Bima atau yang biasa dikenal dengan Kampus Biru, kembali mencetak Sarjana Ekonomi, angkatan ke XVI tahun 2019.  Jika pada tahun 2018 kemarin ada 202 orang yang diwisuda, termasuk didalamnya ada Bupati Bima, Hj. Indah Dhamayanti Putri, SE, Kali ini, STIE Bima mencetak 179 orang Sarjana baru. 

Kegiatan Rapat Senat Terbuka tersebut, berlangsung di Aula Kampus Setempat, pada Sabtu (10/08/2019). Seperti pada tahun sebelumnya, wisudawan terbaik selalu didominasi kaum hawa. Dari 10 orang lulusan terbaik (Cum Laude), 8 diantaranya adalah  wanita (Wisudawati) dan 2 orang laki-laki.

Pada moment itu turut hadir Walikota Bima, HM. Lutfi, SE, Bupati Bima yang diwakili oleh Asisten Administrasi Umum Setda Bima, Drs. H. Arifuddin, HMY, Anggota DPRD Kota Bima M. Irfan S.Sos M.Si, LL DIKTI Denpasar, Ketua Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Bima, Firdaus, ST, MM, para Dosen dan Staf Pengajar STIE Bima, para Orang Tua serta para Wisudawan dan Wisudawati.

Kepala LL DIKTI wilayah Bali-Nusra, Prof. DR. I Nengah Dasi Astawa M.Si dalam sambutannya menyampaikan sejumlah point penting. Antara lain, ratusan orang yang diwisuda ini akan mampu membuktikan dirinya sebagai yang terbaik setelah keluar dari STIE Bima.

Menurut Profesor ini, baik-buruknya nasib seseorang sungguh sangat bergantung kepada dirinya sendiri. Banyak ruang yang diciptakan diluar STIE Bima untuk diisi oleh para sarjana yang dicetak hari ini. "Jika ruang-ruang tersebut tidak mampu diisi dengan ide dan gagasan cerdas, tentu saja ratusan Sarjana yang dicetak  akan berhadapan dengan kegagalan yang sangat besar,"tuturnya.

Kepala LLDIKTI menekankan kepada para wisudawan maupun wisudawati agar mampu membuktikan diri sebagai yang terbaik di tengah-tengah masyarakat melalui usaha-usaha baru sesuai dengan kemampuan ilmu yang disandangnya.
“Jasa-jasa orang tua serta doa dan dorongan orang lain sehingga ratusan orang yang berhasil mendapat gelar Sarjana Ekonomi (SE) hari ini, harus diterjemahkan dalam bentuk nyata melalui pemaknaan dari disiplin ilmu yang diraih selama kuliah di Kampus ini. Ingat, gagal dan sukses tergantung dari ikhtiar dan doa kita semua. Oleh karenanya, kami berharap agar para sarjana yang dicetak hari ini mampu mengisi ruang-ruang besar yanga ada diluar demi keberlangsungan hidup dan masa depannya dan tak lagi bergantung kepada orang tua,” harapnya.

Lanjutnya, di era globalisasi yang sedang dihadapi tentu membutuhkan kecerdasan dalam menjawabnya. Persaingan pun diakuinya sangat ketat. Untuk itu, era globa menuntut Sumber Daya Manusia (SDM) yang handal. 

“Lulusan STIE ini, saya pikir akan mampu memanfaatkan peluang yang ada jika tak ingin menjadi bangsa tertinggal.  Kompetisi semakin keras apalagi sekarang kita sudah berada pada era digital. Untuk itu, kemampuan dan kecerdasan tentu saja dibutuhkan jika ingin bebas dari ketertinggalan,” desaknya.

Ketua STIE Bima, Firdaus ST, MM menjelaskan, kegiatan wisuda yang dilaksanakan ini merupakan agenda periodik dilaksanakan pada tiap tahunnya. Kendati demikian, Firdaus mengaku bahwa lulusan kali ini dipastikan siap mengarungi iklim dunia usaha yang semakin kompetitif. 

“Wisuda tahunan ini dalam rangka menciptakan generasi yang handal, dimana kedepannya kita memiliki insan yang memiliki kemampuan yang bersaing secara inovatif dan berdaya jual baik dalam kehidupan bermasyarakat maupun di lingkungan kerja serta dunia usaha,” papar Tokoh Akademisi yang dikenal santai dan dekat dengan berbagai kalangan ini.

Firdaus menyatakan, pihaknya berharap agar anak didiknya memaksimalkan sumber daya terbaiknya guna menciptakan lapangan kerja. Oleh sebab itu, sebagai bekal berwirausaha, diapun memberikan tujuh kata kuncinya bagi kesukses mereka  setelah keluar dari Kampus ini. Yakni bisa memanfaatkan peluang sekecil apapun, mempunyai kemauan keras, berani mencoba, istiqomah-sabar-berdoa, belajar dari kegagalan, bersyukur dari apapun yang diterima dan bisa berbagi kepada orang lain. 

"Mudah-mudahan para wisudawan dan wisudawati kedepannya dapat menciptkan ide-ide inovasi dan kreatif. Bisa menciptakan perubahan bagi bangsa dan negara serta mampu membuka lapangan kerja baru," harap Firdaus.

Sementara itu, Walikota Bima H. Muhammad Lutfi, SE pada moment tersebut lebih kepada menceritakan sejarah kesuksesnnya yang dimulai dari nol besar hingga sukses menjadi Walikota Bima periode 2018-2023 berpasangan dengan Feri Sofiyan, SH (Lutfi-Feri).

“Tak ada kesuksesan tanpa tantangan dan hambatan. Dulu saya pernah mendaftarkan diri pada salah satu Perbankkan dan lulus. Namun, saya katakan kepada orang tua saya bahwa saya tidak lolos. Sebab, saya punya tujuan lainnya yakni menekuni dunia usaha hingga melanjutkan kuliah ke Fakultas Ekonomi pada Universitas Indonesia (UI) di Jakarta. Dari ilmu Ekonomi yang saya miliki, saya manfaatkan untuk menterjemahkannya melalui membuka usaha mulai dari nol besar, berkembang dan kemudian menjadi besar. selanjutnya saya terus menekuni dunia usaha. Dan saat menjabat sebagai anggota DPR RI selama dua periode pun, saya pun sembari menekuni dunia usaha. Pun sampai saat ini, saya juga masih menekuni dunia usaha,” jelasnya.

Kesuksesan jelas Lutfi, akan bisa diwujudkan melalui kemampuan dan kecerdasan bagi siapapun untuk mengaplikasikan ilmu yang dimilikinya. Lulusan Sarjana Ekonomi, diakuinya memiliki ruang-ruang besar  untuk menciptakan ide dan gagasannya. Salah satunya adalah menumbuhkan-kembangkan dirinya menjadi Enterpreneur di manapun ia berada yang ditambah dengan modal yang dinilai tidaklah terlalu besar.

“Dimana ada kemauan disitu pasti ada jalan. Semuanya harus diawali dengan niat baik, dijalani dengan serius, menekuninya dengan sungguh-sungguh, menjalaninya dengan penuh kesabaran yang disertai doa. Sekali lagi, tak ada kesuksesan tanpa ikhtiar dan doa. Untuk itu, kika ingin sukses, maka berusahalah sekuat tenaga untuk menterjemahkan displin ilmu yang dimiliki. Jika sebaliknya, maka bersiap-siaplah menjadi gagal,” imbuhnya.

Lutfi mengakui, era globalisasi saat ini tentu saja memiliki tantangan tersendiri para wisudawan dan wisudawati. Era digital yangs edang dihadapi, tentu saja akan terus menyuguhkan kerasnya kompetisi terutama dalam dunian usaha. Para alumni ditekankan harus mampu memanfaatkan setiap peluang yang ada untuk tujuan menghasilkan sesuatu yang bermanfaat bagi pribadi, keluarga maupun orang lain melalui dunia usaha. "Saya mengharapkan kepada para wisudawan dan wisudawati agar ilmu yang diperolehnya melalui Kampus ini dapat diaplikasikan dalam bentuk membuka peluang usaha,” sarannya.

Sementara itu, Asisten Administrasi Umum Setda Bima, Drs. H. Arifuddin HM. Yakub dalam sambutan singkatnya, menyampaikan pesan-pesan kepada para wisudawan dan wisudawati, dan secara khusus mengucapkan selamat kepada seluruh wisudawan dan wisudawati maupun kepada para orang tuanya. Ucapan selamat, juga disampaikan oleh Pemkab Bima kepada Ketua STIE Bima beserta jajaran yang telah berhasil menyelenggarakan Pendidikan tingkat Sarjana. "Semoga Sarjana yang dihasilkan akan dapat memakmurkan Negeri ini,” ujarnya dengan singkat.

Prosesi  wisuda Sarjana STIE Bima Angkatan ke-XVI Tahun 2019 ini berjalan lancar, aman, dan tertib. Adapun wisudawan dan wisudawati terbaik berjumlah 10 orang dimaksud, berhasil  mendapatkan Indeks Prestasi Komulatif (IPK) dengan angka 3,82 paling tinggi. (KB-01/ADV)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.