Besok, YBRN Tanam 10.000 Pohon di Bima dan Dompu - Kabar Bima

Besok, YBRN Tanam 10.000 Pohon di Bima dan Dompu

Bima, KB.- Di awal tahun 2020 ini, Yayasan Budaya Rimpu Nusantara (YBRN) memiliki program kerja, Giat Menanam 10.000 pohon untuk Bima dan Dompu. Salah satu Programmya adalah Safari Muhibah 2020 yang diketual oleh AKBP Ruslan Idris, S Sos. MH. Penanaman 10.000 pohon ini adalah Sub Program dari Safari Muhibah 2020 vang akan digelar pada Bulan Mei 2020 nanti. Penanaman dilakukan lebih awal vaitu tanggal 25 dan 26 Janauari 2020 yang disesuaikan dengan faktor Musim Hujan. 

Foto Bersama Usai Konferensi Pers di Bandara SMS Bima.
"Gerakan menanam 10.000 pohon ini berawal dari keprihatinan kami semua akan kondisi gunung dan hutang di Bima Dompu saat ini, semuanya sudah beralih fungsi. Bencana banjir selalu datang setiap musim hujan tiba dengan kerugian jiwa dan materi yang tidak sedikit. Dengan gerakan kecil ini, kami berharap agar fungsi hutan dan gunung kembali seperti sedia kala, fungsinya sebagai paru-paru dunia, resapan air, sumber air, sumber kehidupan kami semua," ujar ketua Yayasan Budaya Rimpu Nusantara, H. Dudi Fakhruddin saat jumpa pers di Bandara Sultan Muhammad Salahudin Bima, Jumat (24/01/2020). 

Lanjutnya, gerakan ini tidak berakhir pada tanggal 25 dan 26 Januari 2020 saja, gerakan ini akan terus berlanjut. "Di Bima Dompu kami sudah menunjuk komunitas Mbojo Hijau Kembali (MHK) untuk Kota Bima, Komunitas Hijau (Jao Bima) untuk Kabupaten Bima dan Bpk M. Irianto dan Bapak Jaidun untuk Kabupaten Dompu. Meraka sebagai koordinator pelaksana di masing wilayah untuk melaksanakan kegatan penanaman 10.000 pohon ini dan tentunya melanjutkan program penanaman ini sampai masa yang akan datang," jelasnya. 

Dalam program ini, pihaknya akan berusaha yang terbaik sesuai kemampuan. Salah satu poin yang jadi atensi bersama adalah giat penghijauan yang kami lakukan harus memberikan hasil yang optimal. "Tanaman harus tumbuh sehet hingga dewasa, sehingga bisa menghasilkan oksigen, bisa menjadi miliaran bendungan mikro menahan air, menjadi naungan bagi segala hewan, menurunkan suhu dan banyak manfaat lainnya," tuturnya. 

Pihak Yayasan sudah berusaha mengidentifikasi sebab kegagalan dari usaha penghijauan selama ini, salah satunya adalah Tidak adanya pemantauan dan pemeliharaan, berkelanjutan terhadap pohon yang ditanam. "Kami merencanakan untuk membuat program lanjutan setelah penanaman ini, yaitu program Pemantauan dan Pemeliharaan Tanaman, Program ini harus menjadi satu kesatuan berkelanjutan sehingga harus kami siapkan dari awal. Salah satu persiapannya adalah pada saat penanaman kami harus memiliki database bibit yang kami tanam, mulai dari mendata jumlah dan jenis bibit perlokasi, dan yang penting adalah pemberian label dan nomor masing-masing pohon yang ditanam. Nomor dan label akan jadi patokan pengamatan dan pemeliharaan,"tandasnya

Lanjutan untuk teknis penomoran dan labeling akan disiapkan oleh teman-teman MHK maupun Komunitas Jao Dalam aksi Penanaman 10.000 pohon ini, tentu tidak berjalan sendiri melainkan menggandeng beberapa organisas─▒ dan paguyuban Bima dan Dompu yang berada di jakarta vaitu Badan Musyawarah Masyarakat Bima (BMMB), Himpunan Anggota Masyarakat Dompu (HAMD) dan FOKKA Indonesia. Dan Tentunya berkerja sama dengan komunitas Komunitas maupun tokoh/personal lokal Bima Dompu, sampai saat ini sudah terdaftar 154 Komunitas yang mendaftar.  Mereka dengan sukarela mendaftar ke panitia untuk ikut serta dalam kegiatan ini setelah melihat iklan dan promosi kegiatan melalu media sosial. 

Dukungan dari masyarakat dan Pemerintah pun turut mengalir. Ini memberikan isyarat bahwa semua element masyarakat Bima Dompu masih peduli akan hutan dan gunung yang kembali yang hijau agar mengurangi bahaya-bahaya yang diakibatkan oleh gundulnya hutan dan pegunungan yang kerap menghantui Bima dan Dompu setiap musim penghujan tiba. 

"Untuk Bibit, kami didukung oleh Dinas Lingkungan Hidup Provinsi melalui OPD OPD yang ada di Kabupaten dan Kota, juga datang dari hasil pembibitan mandiri yang dilakukan oleh komuitas MHK sebanyak 2.000 bibit Sumbangan bibit juga datang dari pihak lain seperti IKA SMPP SMAN 2 Bima dengan 5.000 bibit pohon. Dalam kegiatan ini kami berharap kerjasama dan dukungan penuh para stakeholder terutama pemerintah daerah beserta OPD  terkait, karena program ini tidak akan berjalan optimal tanpa dukungan Pemda. (KB-01)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.