Header Ads

Header ADS

Kota Bima, Tuan Rumah Kejurda Pencak Silat Se - NTB

Kota Bima, KB.- Kejuaraan Daerah (Kejurda) cabang olahraga (Cabor) pencak silat tingkat Provinsi NTB, akan berlangsung 27 November hingga 02 Desember 2016 di GOR Manggemaci Kota Bima. Penetapan Kota Bima sebagai tuan rumah tersebut, berdasarkan surat rekomendasi dari Pengurus Provinsi (Pengprov) Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) NTB.

“Penunjukan Kota Bima sebagai panitia pelaksana, berdasarkan SK Pengprov IPSI NTB dengan Nomor 29/IPSI-NTB/X/2016 tertanggal 18 Oktober 2016,” ujar Sekretaris Panitia, Muslimin, S.Pt, M.Si saat memimpin rapat pemantapan panitia Senin (21/11) malam di kampus Akbid Surya Mandiri Bima.

Menurutnya, berdasarkan surat panitia pelaksana yang dikirim kepada seluruh pengurus cabang IPSI Kota dan Kabupaten se NTB, menetapkan tanggal penutupan pendaftaran bagi atlet pada Minggu (20/11) hingga pukul 00.00 wita. Informasi terakhir, pesilat se NTB yang sudah mendaftar sebanyak 122 orang peserta dan 28 kelas pertandingan atau akan terjadi 93 partai pertandingan.

“Seharusnya kami mempertandingan 32 kelas pertandingan pada kategori tanding, tunggal dan regu kecuali kategori ganda yang tidak dipertandingkan, namun dari 10 Kota dan Kabupaten termasuk tuan rumah (Kota Bima), rata-rata belum memiliki kelas berat badan diatas 80 Kg,” ujarnya saat di dampingi Ketua IPSI Kota Bima dua periode H. Jubair, SKM, M.Kes.

Untuk para peserta, menurut Muslimin akan tiba di Kota Bima Sabtu (26/1) dini hari. Rata-rata penginapan team ini per kabupaten dan kota. Ada yang nginap di hotel, adapula yang menyewa rumah kosong di sekitar GOR Manggemaci, sedangkan aparat pertandingan (Wasit Juri) sebanyak 21 orang diinapkan di Hotel La Ila.

Kejurda ini dilaksanakan, dalam rangka melihat potensi cabor silat Kota Bima pada ajang Pekan Olahraga Provinsi (POR PROV) X 2018 di Mataram nanti. Pasalnya, POR PROV IX/2014 lalu, kontingen Kota Bima raih juara umum dengan meraih 8 medali emas. Jadi otomatis Kota dan Kabupaten nanti akan mengirim atlet yang akan memperkuat teamnya masing-masing di tahun 2018 mendatang, ataupun mengirim team bayangan. “Itu merupakan strategi pelatih, kadang kala pesilat team inti tersebut jadi penonton, sedangkan yang turun tanding adalah team bayangan,” lanjutnya.

Untuk team Kota Bima selaku tuan rumah, sangat berharap bisa menjadi juara umum. Namun apabila hal itu tidak digapai, otomatis team akan di evaluasi dan akan diseleksi ulang 2017 mendatang. “ Cabor andalan Kota Bima ini harus mempertahankan prestasi pada POR PROV X/2018 mendatang,” harapnya. (KB-02)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.