Header Ads

Header ADS

Fasilitas Kantor Desa Sai, Dirusak Oknum Kadus

Soromandi, KB.- Oknum aparatur desa kembali berulah. Jika sebelumnya ada dua oknum kaur Desa yang berulah dengan berbuat mesum dengan isteri orang, yakni oknum kaur desa Dumu Kecamatan Langgudu dan oknum kaur desa Dore Kecamatan Palibelo Kabupaten Bima. Kali ini, ulah aparatur desa kembali ditunjukan oleh Kepala Dusun (Kadus) Monggo Desa Sai Kecamatan Soromandi Kabupaten Bima, NR.

Oknum Kadus (NR) tersebut, mengamuk dikantor desa dan merusak fasilitas kantor desa setempat. Kajadian tersebut terjadi sekitar pukul 11.00 wita, Senin (03/04/2017), saat pemerintah desa melakukan mediasi persoalan antar pemuda di desa setempat.

“Tak disangka, kepala dusun datang dan mengamuk saat mediasi berlansung. Kepala dusun merusak sejumlah kursi milik Desa Sai menggunakan parang yang dibawanya dari rumah,” ujar SG, salah seorang tokoh pemuda Sai kepada Kabar Bima, Senin (03/04/2017).

Menurutnya, saat aparat desa bersama para tokoh menengahi dan melakukan mediasi terhadap persoalan pemuda yang terjadi, kepala dusun bukannya ikut menyelesaikan masalah yang terjadi, tetapi membuat masalah baru. Saat itu, mediasi tidak dihadiri oleh kepala desa, tetapi dihadiri oleh kaur pemerintahan dan kaur umum, serta kepala dusun dan tokoh-tokoh.

Setelah ditelusuri, SG mendapat informasi, bahwa dasar dari tindakan NR yang mengamuk di kantor desa tersebut, lantaran kecewa terhadap kepala desa yang tidak melibatkannya dalam urusan proyek yang bersumber dari dana desa.

“Dia kecewa terhadap kepala desa selaku penanggungjawab dana desa yang tidak pernah memberikan kepercayaan kepada beliau untuk menjadi pelaksana proyek di desa,”bebernya menduga.

Menurutnya, tindakan seperti itu tidak sepantasnya dilakukan oleh seorang aparat desa yang menjadi panutan masyarakat. Dirinya menyesali ulah oknum kepala dusun tersebut, dan semoga tidak terulang kembali.

“Seharunya pemerintah memberikan contoh yang baik kepada pemuda, bukannya memberikan contoh yang tidak baik, apalagi dalam urusan menyelesaikan persoalan yang ada, harus dengan kepada dingin. Saya berharap kejadian seperti ini tidak terulang lagi,” harapnya.

Sementara itu, Kepala Dusun Monggo, NR yang coba dikonfirmasi belum berhasil diwawancarai. Begitu juga dengan kepala Desa Sai pun belum berhasil dikonfirmasi. (KB-03)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.