Header Ads

Header ADS

Paranormal Punya Andil Bagi Kemenangan Kandidat

Mataram, KB.- Paranormal dalam kontestasi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) dianggap punya peran stategis dalam memenangkan kandidat calon. Peran paranormal yaitu dengan cara memberikan saran dan menghitung terkait kemungkinan menang atau tidak.

Demikian yang terungkap dalam diskusi Kamisan dengan tema "Peran paranormal dalam kontestasi pilkada",yang digelar komumitas M16 dan dipandu oleh Abdul Majid, Ketua Baanar NTB, Kamis (6/4/2017) malam.

Seperti yang disampaikan salah satu paranormal sekaligus narasumber asal Sape Bima, Gus Muji. Menurutnya, paranormal dalam pilkada itu perannya untuk memberikan jalan atau saran sesuai dengan karekter masing-masing.

"Kalau saya, melakukan dengan cara salah satunya menghitung jumlah huruf dari nama," kata Gus Muji, sembari mengungkapkan pengalamannya sebelum-sebelumnya, jika calon tersebut tidak punya kesempatan menang, maka akan disampaikan terkait hasil perhitungan.

Diungkapkan Gus Muji, bahwa jika menurutnya yang akan menang dalam pilkada menjadi pemimpin, dilihatnya dari yang punya jumlah huruf nama genap.

Bahkan pada kesempatan tersebut, Gus Muji juga menyampaikan bahwa ada sejumlah nama yang saat ini beredar ditengah masyarakat yang akan maju dalam Pemilihan Gubernur (Pilgub) NTB 2018 mendatang, punya kesempatan untuk menang jika dilihat dari hasil hitungan nama. Misalnya, nama Mori Hanafi memiliki kans menang cukup besar. Karena dari hitungan jumlah nama huruf 10 genap dengan konsonan huruf hidup.

" Peluang akan lebih besar menang jika berpasangan dengan Ahyar Abduh. Juga memiliki jumlah huruf nama 10 genap dengan konsonan huruf hidup," paparnya.

Salah satu pendukung paranormal, Lalu Winengan, mengatakan bahwa sepakat dengan paranormal namun paranormal yang menggunakan kaidah-kaidah islam.

"Saya sering menggunakan paranormal, namun paranormal yang menggunakan perhitungan dengan huruf Al Qur'an atau ke Kiyai-Kiyai," ucapnya.

Tidak ada salahnya, menurut Winengan, menggunakan peran paranormal untuk melihat atau meminta saran, karena hitungan tokoh politik beda caranya dengan hitungan yang digunakan oleh paranormal.

Pada diskusi mingguan yang digelar oleh komunitas M16 tersebut juga menghadirkan narasumber yaitu Ustadz Nasir dari Bondir Lombok Tengah dan kalangan anggota legislatif yaitu Ruslan Turmuzi.

Ustadz Nasir, mengatakan, berdasarkan penerawangan dilalukan dirinya dengan melihat kemunculan kandidat menyatakan diri maju dalam kontestasi di Pilkada NTB.

Ia melihat nama Ahyar Abduh paling mentereng memenangkan kontestasi di Pilkada NTB.

" Saya tidak kenal pak Ahyar dan tidak kenal beliau. Tapi penerawangan sy beliau paling mentereng (menang) ketimbang kandidat lain" ungkapnya.

Anggota DPRD Provinsi NTB, Ruslan Turmuzi, mengungkapkan, acap kali ada sesuatu tidak bisa dihitung dengan hitungan dunia biasa. Namun itu bisa dilakoni dengan hitungan dengan ilmu dimiliki paranormal.

"Itu sudah acap kali saya buktikan. Saya orang percaya dengan paranormal," tukasnya.

Sedangkan pada kesempatan tersebut, Direktur M16 Bambang Mei mengatakan bahwa peran paranormal dalam kontestasi pilkada kondisi seperti itu ada, namun secara ilmiah tidak bisa dibuktikan, maka dari itulah M16 mencoba untuk membedahnya. (KB-06)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.