Kegiatan TMMD Ditutup, Staf Ahli Kodam IX Udayana Jadi Irup - Kabar Bima - Portal Berita Bima Terbaru

Kegiatan TMMD Ditutup, Staf Ahli Kodam IX Udayana Jadi Irup

Bima,KB.- Staf Ahli Kodam IX Udayana, Kolonel Arm.I Made Kariawan ditunjuk menjadi Inspektur Upacara (Irup) pada upacara penutupan Kegiatan TNI Manunggal Masuk Desa (TMMD) yang berlangsung Kamis (04/05) di lapangan bola Desa Dadibou Kecamatan Woha Kabupaten Bima.

Upacara penutupan TMMD ke-98 ini dihadiri oleh Wakil Bupati Bima, Komandan Kodim 1608 Bima, Kapolres Bima Kota dan Kapolres Bima Kabupaten, jajaran SKPD lingkup Kabapaten Bima.Toga, Toma dan Toko Pemuda.

Staf Ahli Kodam IX Udayana, Kolonel Arm.I Made Kariawan Pada sambutannya menyamapai bahwa Kegiatan TMMd sudah berjalan satu bulan dimulai dari 05 Apirl 2017 dan berakhir pada 04 Mei 2017. Pada kegiatan ini, prajurit TNI dan Porli dan juga Pemerintah Daerah Kabupaten Bima dan komponen masyarakat sudah bekerjasama dalam menyelesailan program TMMD Ke-98.

"Terimakasih yang tak terhingga buat semua elemen yang sudah bekerjasama mendukung dan mengsuseskan kegiatan ini,"ujarnya.

Kata dia, Kebersamaan ini harus kita jaga dan semoga kegiatan ini menjadi refleksi dalam meningkatkan kesejahtaraan masyarakat. "Kebesamaan ini merupakan hajatan dan akan terus kita bangun demi kepentingan negara," tuturnya.

Sebagai Staf Ahli TNI AD di Kodam IX Udayana, dirinya sangat mengapresiasi atas dukungan dari Bupati Bima, Kepolisian dan masyarakat yang bahu membahu mendukung pelaksanaan TMMD ke-98 ini sehingga kegiatan bisa berjalan dengan lancar dan amam.

"Program ini sudah dimulai dari tahun 1980an dengan program Abri Masuk Desak (AMD) yang di sempurnakan menjadi TMMD. Dengan penyempurnaan tersebut diharapakan agar program ini bisa  memberikan manfaat bagi masyarakat," harapnya.

Dikatakannya, kegiatan TMMD ini sebelumnya di laksanakan hanya satu kali setahun. Namun mulai tahun 2017 ini kegiatan TMMD  akan diselenggaran tiga kali setahun. Kenapa dilaksanakan tiga kali setahun? tujuannya  untuk membentuk askelarasi demi membagun daerah dan membagkitkan budaya gotong royong.

"TNI AD secara nasional sudah menyelesaikan 357 program fisik pembanguan TMMD di seluruh Indonesia. Adapun program fisik dimkasud. seperti Pembuatan Jalan, Rabat Gang, Pembukaan Jalan Baru, Pengembagan dan Pengerasan Jalan, Pemasangan Gorong-gorong, Pembuatan Pos Kamling, Pembangunan Gedung Sekolah dan Rumah Tidak Layak Huni ( RTLH)," bebernya,

Sementara untuk kegiatan Non fisik yakni melakukan kegiatan penyuluhan di masyarakat seperti penyuluhan Narkoba, Ancaman teroris serta peranan informasi. Dengan berakhinya program TMMD ini kepada prajurit TNI dan masyarakat diharapakan dapat menjaga dan meningkatkan lagi semangat gotong royong.

"Semoga Kegiatan TMMD ini dapat dinikmati oleh masyrakat,"punkasnya.

Dandim 1608 Bima, Letkol Czi Yudil Hendro sebagai penanggung jawab kegiatan melaporkan hasil program  TMMD  Ke -98 tingkat Kabupaten Bima. Dalam laporannya banyak program-program yang dilaksanakan secara seratus persen. Adapun program yang dilakukan yaitu pembuatan jalan ekonomi, Saluran irigasi yang menghubungkan antara dua wilayah yaitu Desa Dadibou dan Desa Risa.

"Program TMMD ini ada non fisik dan fisik, dan itu sudah dilakukan semua dengan hasil seratus persen," katanya.

Sementara itu, Bupati Bima H. Dahlan M Noer mengatakan, Hasil TMMD ini sebagai bentuk kerja nyata TNI untuk membangun Daerah dan NKRI. "Kita sebagai kepala daerah tetap melakukan kordinasi yang baik dengan TNI. Untuk kegiatan berikutnya, kita akan meningkatkan anggarannya dari 1 kali akan menjadi 3 kali dan ini anggaran awal dari pemerintah hanya Rp. 330 juta," akunya kepada Kabar Bima. (KB-04)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.