Dinsos Gelar Kegiatan Kearifan Lokal di Daerah Rawan Konflik - Kabar Bima - Portal Berita Bima Terbaru

Dinsos Gelar Kegiatan Kearifan Lokal di Daerah Rawan Konflik

Kota Bima, KB.- Dinas Sosial Kota Bima melalui Seksi Perlindungan Korban Bencana Sosial (SPKBS) bekerjasama dengan Dinas Sosial Provinsi NTB, Rabu (12/07/2017) pagi menggelar kegiatan Silahturahmi Akses Keahrifan Lokal di daerah rawan Konflik dan Kegiatan Jaminan Sosial Korban Bencana Sosial tahun 2017.


Kegiatan Tersebut berlangsung di Aula SMAN 2 Kota Bima. Dan dibuka Secara resmi oleh Kadis Sosial Provinsi NTB H.Hasan Holik S.Sos


Hadir pada kegiatan tersebut Kadis Sosial Kota Bima, Kadis Sosial Propinsi, Wakil Rektor Dr.H.Natsir M.SH,PSM, Tagana, Sanggar Seni, Tokah Pumuda dan Tokoh Agama.

Kadis Sosial Kota Bima Drs.H.Muhidin S.Sos dalam sambutannya mengucapkan terimakasih atas kehadiran para tamu undangan dan kepada Kepala Dinas Sosial Provinsi NTB yang telah memberikan bantuan anggaran untuk melakasakan kegiatan seperti tersebut.

Dikatakannya, bahwa anggaran di Dinsos Kota Bima sangatlah minim. Jadi untuk menjalankan  program itu sangat sulit. Contohnya program pemberantasan mata rantai kemiskinan saja belum maksimal dilaksanakan karena keterbatasan anggaran. Tapi  dengan adanya anggaran dari dinas Sosial Provinsi NTB semua akan terlakasana dengan maksimal.

"Mudah-mudahan dengan bantuan tersebut, semua kegiatan nanti akan terlakasan dengan baik dan maksimal,"ujar Muhidin saat menyampaikam sambutan.

Menurutnya, kegiatan ini bertujuan untuk mengembangkan Sumber Daya Alam (SDA) dan Sumber Daya Manusia (SDM) di Kota Bima Maupun di Kabuapten Bima. Seperti Pengembangan Ilmu pengetahuan tentang Kesenian dan Budaya yang ada di daerah Bima.

Ditambahkannya, Keahrifan lokal juga sebagai nuansa atau pola pikir yang baik di kehidupan masyarakat. Seperti Masyarakat Pena Na'e Kecamatan Raba dan Masyarakat Dara Kecamatan Rasanae Barat, sudah bisa medirikan Sanggar Seni Budaya. Nah mereka ini, oleh Dinas Sosial Provinsi NTB memberikan bantuan untu peralatan.

"Sanggar seni ini memang harus kita bantu, karena seni budaya Bima harus tetap dilestarikan dengan tujuan untuk menumbuhkan kearifan lokal yang baik di masing-masing wilayah,"pungkasnya. (KB-04)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.