Pasca Kasus Pembunuhan, Warga Doridungga Ambil Air di Desa Bajo - Kabar Bima - Portal Berita Bima Terbaru

Pasca Kasus Pembunuhan, Warga Doridungga Ambil Air di Desa Bajo

Bima, KB.-  Pasca terjadinya kasus pembunuhan terhadap Warga desa O'o Kecamatan Donggo, yang terjadi di jalan lintas Desa Kamunti Kecamatan Donggo Kamis (29/06/2017) lalu, Sejak malam itu pula  warga Desa Doridungga, Kecamatan Donggo mengalami krisis air bersih. 

Warga Doridungga saat ambil air di Desa Bajo.
Krisisnya air bersih yang dialami oleh warga Doridungga itu, diduga karena sejumlah pipa air bersih yang bersumber dari mata air di Desa O'o menuju desa Doridungga dirusak oleh warga Desa O'o yang tidak terima keluarganya terbunuh. Krisis air tersebut sudah berlangsung selama tiga hari dengan hari ini.

Akibat krisis air bersih tersebut, warga Doridungga mengambil air di Desa Bajo menggunakan sepeda motor dan mobil pick up dengan jarak tempuh lebih kurang 6 KM.

Kepala Desa Doridungga, Adhar, S.Pd, yang dikonfirmasi via salulernya mengakui bahwa warga Desa Doridungga, sudah tiga hari mengalami krisis air bersih. Kesulitan warga mendapatkan air bersih, disebabkan seluruh pipa menuju desa Doridungga, telah dirusak sesaat pasca kematian Dewa (Almarhum.red) pada Kamis lalu. 

"10 pipa induk yang menyalurkan air bersih dari mata air sudah dirusak. Karena pipa-pipa tersebut berada di wilayah desa O'o," akunya Minggu (02/07/2017).

Dikatakannya, saat ini untuk mendapatkan air bersih, warga mengambil pada salah satu sumur yang ada disekitar wilayah desa setempat dengan jarak sekitar satu kilometer, ada pula yang mengambil di Desa Bajo. 

"Untuk kebutuhan air bersih, terpaksa warga ambil di salah satu sumur yang jaraknya sekitar 1 KM menggunakan sepeda motor, dan ada juga warga yang ambil di Desa Bajo menggunakan mobil pick up,"terangnya.

Bagi warga yang tidak punya motor, kata Kades, mereka membeli air bersih pada warga yang punya motor untuk dikonsumsi maupun untuk kebutuhan dapur selama tiga hari ini,"ungkapnya.

Menurut Kades, seluruh pipa air bersih menuju desanya baik itu pipa umum maupun pipa air bersih milik pribadi, semuanya sudah dirusak. 

 "Seluruh pipa, sudah rusak semua,"tegasnya.

Dengan prahara kesulitan air bersih yang dialami oleh seluruh warga Desa Doridungga, atas nama seluruh warga, selaku Kades dirinya mengimbau pada pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bima, untuk dapat menyalurkan air bersih secepatnya. 

"Kita harap, pihak BPBD secepatnya menyalurkan air bersih untuk kita yang ada di Desa Doridungga,"harapnya.

Selain itu, dirinya juga menghimbau pada pihak Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Bima, untuk secepatnya pula melakukan perbaikan seluruh pipa yang telah dirusak, agar warga Doridungga tidak lagi mengalami krisis Air Bersih.

"Air bersih, adalah kebutuhan fital dalam kehidupan yang harus secepatnya ditindaklanjuti oleh pihak BPBD terlebih lagi oleh pihak Pemda dalam hal memperbaiki kembali seluruh pipa yang telah rusak,"tandasnya.

Sementara itu, Plt Kepala BPBD Kabupaten Bima, Ir.H Taufik Rusdy yang dikonfirmasi mengaku telah menyuplai 2 tangki air bersih untuk warga Desa Doridungga. Dirinya baru mengetahui hal itu, karena adanya miskomunikasi dengan staf UPT PDAM Bolo.

"Mulai tadi kita sudah salurkan air bersih sebanyak 10.000 liter menggunakan 2 mobil tangki. Suplai air bersih ini akan terus berlanjut sesuai kondisi dan situasi," akunya. (KB-01)


Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.