Ini Jawaban RSUD soal Sorotan Anggota DPRD - Kabar Bima - Portal Berita Bima Terbaru

Ini Jawaban RSUD soal Sorotan Anggota DPRD

Bima KB.- Menanggapi pemberitaan anggota DPRD yang menyoroti pelayanan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bima, Kepala Bidang Pelayanan RSUD Bima, Heru Priyatno menampiknya.

"Peryataan salah satu anggota DPRD Kabupaten Bima kemarin yang mengatakan kurang bagus pelayanan RSUD itu tidak benar," bantahnya.

Menurutnya, soal Ishaka (anggota DPRD.red) yang mengatakan pihak rumah sakit tidak melayani pasien dengan baik, karena ada dokter di Instalasi Gawat Darurat (IGD) itu tidak benar. 

"Namanya IGD, itu tidak boleh tidak ada Dokter, karena di IGD itu sanggat membutuhkan Dokter. Apa lagi mengatakan tidak ada pelayanan itu pasti tidak mungkin dilakukan oleh pihak rumah sakit,"jelasnya.

Lanjutnya, setiap pasien yang masuk ruangan IGD harus observasi dulu, dilihat dulu apa penyakitnya dan diwawancarai supaya mengetahui sakitnya. Karena di  IGD itu belum bisa mengetahui penyakitnya pasien.

"Di IGD itu belum bisa memastikan penyakitnya pasien, karena harus melakukan tahapan - tahapan di lab terlebih dahulu,"tandasnya.

Persoalan pihak rumah sakit tidak melayani pasien, itu tidak mungkin. Karena pihak rumah sakit tudak pernah mengabaikan pasiennya.

"Istrinya pak Ishaka Itu, berdasarkan informari yang saya peroleh, itu sudah dilayani dan diberikan obat,"akunya.

Lanjutnya, mengenai obot itu tidak bisa diberikan sembarangan, karena lain obat lain penyakit.

"Harus melalui proses pemeriksaan dulu, karena obat itu racun, kalau salah kasih jadi masalah," terangnya.

Dijelaskannya, masuk di IGD itu bisa saja 2 atau 3 hari. Karena harus memastikan dulu penyakit pasien, sehingga pasien harus ginap atau tidak.

Persoalan Dokter di IGD itu paginya ada 3 dan sore pun 3 orang. namanya IGD dokternya selalu  stand by.

"Mungkin kurangnya kominikasi saja antara pasien atau pihak keluarganya dengan dokter,"tuturnya. (KB-05)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.