PD. Wawo Dalam Proses Pemulihan, 2018 Disiapkan Anggaran Rp.1.2 Milyar - Kabar Bima - Portal Berita Bima Terbaru

PD. Wawo Dalam Proses Pemulihan, 2018 Disiapkan Anggaran Rp.1.2 Milyar

Bima, KB.- Setelah pergantian Presiden Direktur dan Direktur Pelaksana Perusahaan Daerah (PD) Wawo milik pemerintah Kabupaten Bima, kini dalam proses pemulihan. Sebelumnya, Pendistribusian Garam belum menyentuh ke tingkat kecamatan dan desa, dan hanya di lingkup SKPD saja. Untuk pemulihan perusahaan daerah tersebut, Pemerintah Kabupaten Bima berencana memberikan anggaran untuk PD. Wawo melalui APBD tahun 2018 sebesar Rp.1.2 Milyar.

Sudirman, SH
"Untuk saat ini kita sedang berupaya agar garam bisa didistribusukan ke seluruh desa yang ada di Kabupaten Bima. Selain instansi pemerintahan, kita juga menargetkan garam milik PD. Wawo masuk juga ke pihak swasta," ujar Direktur PD.Wawo Sudirman, SH kepada Kabar Bima, Kamis (05/10/2017).

Menurutnya, saat ini PD. Wawo sedang menyusun terobosan-terobosan baru untuk memulihkan kondisi perusahaan yang sebelumnya jalan ditempat. Sebab lebih kurang 4 tahun terakhir, PD.Wawo jalan ditempat, karena tidak ada pendapatan yang berarti.

"Kita sedang membuat terobosan, agar garam PD. Wawo bisa masuk ke wilayah Kabupaten Dompu, NTB bahkan hingga ke tingkat nasional," ujarnya optimis.

Untuk mendukung proses pemulihan PD. Wawo, pemerintah pusat melalui kementerian dan kelautan 
telah menghibahkan 1 unit mobil truk untuk operasional PD Wawo. Hanya saja mobilnya saat ini belum diserahterima dan masih berada di Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Bima.

"Selain menghibahkan mobil, kementerian kelautan dan perikanan juga membangun akan jembatan timbang di depan Gudang PD. Wawo," sebutnya.

Untuk pemerintah Kabupaten Bima, ditahun 2018 juga mengucurkan anggaran sebesar Rp.1.2 Milyar untuk pengembangan perusahaan PD. Wawo.

"Insya Allah, tahun 2018 kita mendapatkan kucuran dana dari pemerintah Kabupaten Bima sebesar Rp.1.2 Milyar. Sudah diusulkan di APBD Tahun 2018, tinggal menunggu pengesahan oleh DPRD Kabupaten Bima," tandasnya. (KB-01) 

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.