Prona Katanya Gratis, Kok Ditarik Biaya Lagi - Kabar Bima - Portal Berita Bima Terbaru

Prona Katanya Gratis, Kok Ditarik Biaya Lagi

Kota Bima, KB.- Pembuatan Sertifikat Program Nasional (Prona) dari pemerintah untuk masyarakat secara gratis, rupanya tidak berjalan sesuai rencana program. Seperti yang terjadi di Kelurahan Panggi Kota Bima, pembuatan sertifikat gratis tersebut banyak dikeluhkan warga setempat. 

Keluhan warga ini didasari adanya penarikan sejumlah uang yang dilakukan pihak kelurahan kepada warga. "Pengurusan Sertifikat Prona katanya gratis kok ditarik biaya, padahal setahu kami itu adalah program gratis dari pemerintah,"ujar salah ssatu warga yang meminta namanya tidak diberitakan. 

Selain ditarik biaya sebesar Rp. 350 ribu, kata dia, pihak kelurahan juga meminta Surat Keterangan Tanah (SKT). "kami tidak mengerti apa maksud pihak kelurahan, sudah tarik biaya malah minta lagi SKT"ujarnya heran. 

Menindaklanjuti persoalan tersebut, Kepala Kelurahan Panggi Kota Bima, H.Imran yang dikonfirmasi Kabar Bima membenakan adanya pungutan tersebut. "Ia Benar, kami sudah menarik uang sebesar Rp.350 ribu perwarga, tapi uang tersebut bukan untuk kami, melainkan untuk mengurus pal batas tanah warga. Namun, penarikan itu baru beberapa orang saja dan terkait persoalan ini nanti akan kami rapatkan kembali dengan warga, karena penarikan uang ini belum jadi keputusan final dan kami akan segera lakukan sosialisasi,"jelasnya, Kamis (12/10/2017). 

Dikatakannya, penarikan uang prona tersebut, sudah menjadi keputusan bersama Menteri Agraria dan Bidang Tata Ruang PUPR, Kepala BPN, Menteri Dalam Negeri, Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi,dengan Nomor 25/SKB/V/2017 nomor : 950.3267A tahun 2017 nomor 34 tahun 2017. 

"Dari hasil putusan bersama inilah dasar kami melakukan penarikan uang prona kepada warga,"pungkasnya. (KB-04)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.