Oknum Kepala Dusun Ketahuan Maling Kambing - Kabar Bima - Portal Berita Bima Terbaru

Oknum Kepala Dusun Ketahuan Maling Kambing

Bima, KB.- Jika Kebutuhan mendesak, apapun bisa dilakukan, meskipun melanggar aturan. Pelakunya pun bisa siapa saja, termasuk aparat desa bahkan pejabat sekalipun. Seperti yang dilakoni oknum kepala Dusun di Desa Punti Kecamatan Soromandi Kabupaten Bima ini, yang nekad mencuri kambing milik tetangganya.

Oknum kepala dusun tersebut ialah MHF, yang juga pernah mencalonkan diri sebagai Kepala Desa Punti beberapa waktu lalu. Ulah nakal oknum kepala dusun ini diketahui setelah pemilik kambing seharian mencari kambing, namun tidak menemukannya.

Karena tidak menemukan kambingnya, IM sang pemilik kambing menduga bahwa kambingnya telah dicuri, sebab kambing tersebut hanya berkeliaran disekitar rumah mereka. IM, Akhirnya mendatangi pedagang kambing yang ada di Kecamatan Bolo, dan ditemukanlah kambing miliknya disana. Setelah ditanya-tanya, pedagang kambing tersebut mengaku membeli kambing dari kepala dusun di Punti, lengkap dengan surat kepemilikan ternak.

Ternyata, oknum kepala dusun tersebut tidak hanya mencuri kambing tetangganya, tetapi juga membuat surat kepemilikan kambing palsu. Sehingga dia dengan mudah menjual kambing curiannya tersebut. Informasi yang dihimpun, belakangan ini banyak kambing yang hilang di desa setempat, dan masyarakat menduga pelakunya orang yang sama.

Kepala dusun tersebut akhirnya dilaporkan ke pemerintah desa atas perbuatannya oleh pemilik kambing karena ketahuan mencuri kambing.

"Kambing saya hilang beberapa hari lalu, dan saya sudah melaporkan oknum kepala dusun tersebut ke Kepala Desa Punti untuk diproses," aku IM kepada kabarbima.com, Sabtu (24/12/2017). 

Hanya saja menurut IM, setelah diperiksa oleh pemerintah desa, pelaku langsung memberikan uang ganti rugi kepada istrinya tanpa sepengetahuan dirinya. 

"Dia sudah memberikan uang ganti rugi kepada istri saya secara diam-diam, dengan harapan saya tidak lagi mempermasalahkan kambing yang hilang itu," bebernya.

Kepala Desa Punti, Sumardin yang dikinformasi kabarbima.com membenarkan adanya kejadian tersebut, bahkan dirinya sudah menerima dan memproses laporan warganya itu.

"Sudah kita terima laporannya dan sedang kami proses. Saat ini kami sedang melakukan pemeriksaan terhadap terduga pelaku," akunya.

Kepala Desa mengaku, bahwa masalah itu sedang dibahasnya bersama perangkat desa yang lain, agar masalah itu diselesaikan secara kekeluargaan. "Saat ini sedang berlangsung rapat di kantor desa terkait masalah itu," akunya. (KB-01)




Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.