SMKN 4 Bima, Tampilkan Produk Unggulannya di Bursa Inovasi Desa - Kabar Bima - Portal Berita Bima Terbaru

SMKN 4 Bima, Tampilkan Produk Unggulannya di Bursa Inovasi Desa

Bima,  KB, - Pada acara Bursa Inovasi Desa yang diselenggarakan Badan Perencanaan Pembangunan Desa (BPMDes) Kabupaten Bima di Aula STKIP Taman Siswa Bima, Kamis (28/12/2017), Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 4 Bima ikut andil dalam menampilkan hasil inovasi sekolahnya. Dari semua sekolah yang ada di Kabupaten Bima, SMKN 4 Bima merupakan satu satunya sekolah yang ikut menampilkan hasil Inovsi siswa-siswinya. 

Wakil Bupati Bima saat mengunjungi Stand SMKN 4 Bima.
Pada kegiatan Bursa Inovasi Desa tersebut, SMKN 4 juga diberikan stand khusus untuk mempromosikan produk hasil inovasi dan olah para muridnya. 

Produk unggulan SMKN 4 Bima pun digemari para pengunjung stand. Semua produk habis terjual. Pembenlinya, mulai dari Wakil Bupati Bima, Kadis PU PR, Kepala DPMDes, Para Camat dan Kades juga ikut membeli produk SMKN 4 Bima.

Yang lebih menarik lagi, pengunjung dan peserta tidak hanya membeli produk, mereka juga banyak yang berkonsultasi tentang cara membuat produk olahan siswa, agar bisa mereka dipraktekan di BUMDES masing-masing.

Kepala SMKN 4 Bima, M. Rifial Akbar SE mengatakan, saat ini siswa nya sedang diajarkan untuk berinovasi, agar bisa bersaing secara internasional. Melalui potensi yang ada di wilayah sekitar sekolah yang berada di pinggir laut itu, menjadi modal bagi siswa untuk berinovasi. 

"Walaupun sekolah kami ada di pelosok, tapi kami bisa menghasilkan produk yang bisa bersaing seperti SMK di pulau jawa. Kami pernah dibantu sebagai SMK percontohan ketahanan panggan dan berbasis industri wilayah,"akunya. 

Dikatakannya, bahwa di  Kecamatan Langgudu, hasil alamnya (Laut) tidak bisa dikelola dengan baik.  Namun lewat SMKN 4 Bima berbasis industri ternyata bisa menghasilkan produk yang menjadi unggulan SMKN 4 Bima. Adapun produk unggulan SMKN 4 Bima diantaranya, Abon Ikan, Bakso Ikan dan lainnya.

"Kalau permintaan pasar untuk produk Abon membludak, dan industri atau pengusaha mau menggandeng SMKN 4, kami siap. Karena kami tidak mengolah secara manual, melaikan dengan mensin. Untuk pengolahan  bakso ikan 100 biji, kami hanya membutuhkan waktu 2 atau 3 menit saja,"bebernya.

Menurutnya, produk hasil karya siswa siswinya itu, bisa langsung dipasarkan, karena sudah dikemas rapi. "Kalau sudah masuk Alfarmart atau Indomart kami siap teken MOU untuk bekerja sama. Untuk bahan baku kita tidak ada kendala karena teluk Waworada itu salah satu teluk yang paling banyak produk bahan baku Ikan dan rumput laut," jelasnya. 

Harapannya terhadap pemerintah Kabupaten Bima dan Kota Bima, walaupun SMA dan SMK sudah menjadi kewewenangan Provinsi NTB, tapi turun tanggan pemerintah daerah itu sangat diperlukan untuk membantu inovasi SMK, minimal bisa menopang dana kewirausahaan untuk program inovasi siswa. (KB-05)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.