1 Bulan Tak Dapat Air Bersih, Warga Sarata Keluhkan Pembagian Oleh BPBD - Kabar Bima - Portal Berita Bima Terbaru

1 Bulan Tak Dapat Air Bersih, Warga Sarata Keluhkan Pembagian Oleh BPBD

Kota Bima, KB.- Pada edisi yang dilansir kabarbima.com sebelumnya, Badan Penanggulangan Bencanan Daerah (BPBD) Kota Bima, melalui bidang Kedaruratan dan Logistik terus melakukan pendistribusian air bersih setiap hari di wilayah Sarata. Tapi kenyataan yang terjadi di lapangan justru berbeda dengan apa yang ungkap oleh pihak BPBD Kota Bima tersebut.

Masrin
Seperti di Lingkungan Sarata RT.17 Kelurahan Paruga Kecamatan Rasanae Barat Kota Bima, sudah hampir 1 bulan warga setempat tidak pernah menerima bantuan pendistribusian air bersih dari pemerintah. Malah untuk mencukupi kebutuhan air bersih setiap harinya warga membeli sendiri seharga Rp.40 ribu untuk mencukupi kebutuhan selama seminggu.

"Kita tidak pernah menerima bantuan air dari BPBD, malah air kita beli sendiri. Kadang juga kita ambil di sungai,"ujar salah satu warga Sarata Tudiansyah pada kabarbima.com, Selasa (24/07/2018).

Sambung dia, Bukan hanya kebutuhan warga saja yang tidak disuplai oleh BPBD, bahkan kebutuhan tempat ibadah (Musolah) pun mereka tidak pernah memberikannya.

"Pendistribusian air bersih ini kan tugas BPBD, jadi tanpa dimintapun mereka harus menyalurkannya. Karena air itu merupakan bantuan pemerintah untuk warga yang kekurangan dan membutuhkan air bersih,"kata dia.

Sementara itu, di tempat terpisah Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Bima, Masrin mengatakan, soal kekurangan air bersih di wilayah Sarata Kelurahan Paruga Kota Bima, dirinya baru mengetahuinya dan baru mendegar informasinya hari ini.

"Setahu saya bantuan air bersih di wilayah Sarata lancar-lancar saja dan tidak pernah ada keluhan apapun. Dan saya kaget hari ini selama satu bulan lingkungan Sarata tidak pernah menerima bantuan air bersih.  Sementara air disini keluar terus setiap hari,"ujarnya heran.

Yang jelas kata dia, tugas BPBD adalah menyalurkan bantuan air bersih pada wilayah kelurahan Paruga yaitu Sarata dan Tanjung.

"Nah kejadian hari ini benar-benar diluar sepengetahuan saya dan informasi dari teman-teman media ini akan langsung ditindaklanjuti,"janjinya. (KB-04)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.