IAI Cabang Bima Gelar Seminar Tentang Kosmetik - Kabar Bima - Portal Berita Bima Terbaru

IAI Cabang Bima Gelar Seminar Tentang Kosmetik

Bima,  KB.- Bima,  KB,- Banyak hal yang dilakukan organisasi,untuk menyambut hari ulang tahunnya. Selain melakukan perayaan dengan anggotannya merekapun melakukan seminar seperti yang dilakukan oleh Ikatan Apototeker indonesia(IAI) Cabang bima, mereka Gelar , Seminar dan Worskhop dengan tema''tampil cantik dan sehat dengan kosmetik yang aman''.dia aula convention hall paruga nae kota bima minggu(22/07/18)

Acara kegiatan  ini dihadiri oleh Ketua DPRD KAB.BIMA Murni suciyati , Ketua PKK  kota bima HJ.yani Marlina, ketua IAI Cabang Bima Drs. H.Makruf dan seluruh peserta seminar yang berjumlah kurang lebih 300 orang.

Ada 3 pemateri yang hadir dalam seminar tersebut, diantarannya, Kepala BBPON Mataram NTB, Ni Gusti Ayu N.S,Apt.,M.H, Dr.Reisa Broto Asmoro  dan Praktisi framasi, Drs.Agus Supriyanto.

Dalam laporan Widianti selaku ketua panitia, bahwa pemateri akan menyampaikan bagaimana bahaya kosmetika yang ada di Kabupaten Bima

Kata Widia. pihak pemateri, akan menjelaskan secara detail bagaimana keamanan tentang kosmetik, sehingga para masyarakat tidak sembarangan memakainnya
'
''Saya harap dengan adannya seminar ini supaya masyarakat lebih mengetahui lebih jauh tentang bahaya kosmetik,''tuturnya.

Widia juga mengucapkan terimakasih kapada IAI, PAFI, PPNI, dan IBI,  atas partisipasinnya dalam kegiatan ini, sehingga kegiatan ini bisa terlaksana sesuai dengan apa yang kita inginkan.

"Semoga dengan adannya seminar ini, masyarakat mendapatkan manfaat dan ilmu baru,"kata Widia.

Drs.H.Makruf selaku ketua umum IAI Cabang Bima, yang berhasil dikonfirmasi  usai kegiatan mengatakan, kosmetika yang aman dan halal ini dirasa penting untuk diselenggarakan. "Karena saat ini begitu maraknya penggunaan kosmetika di salon-salon maupun klinik kecantikan yang keamanan dan kehalalannya belum jelas," ungkap Drs.H.Makruf.

Katannya, Farmasis adalah profesi yang paling bertanggung jawab terhadap keamanan dan kehalalan kosmetik yang digunakan konsumen, terutama harus terlindungi dari zat-zat berbahaya seperti asam retinoat, merkuri, rhodamin dan lain-lain.

"Harapan saya, apoteker-apoteker nantinya dapat menghasilkan produk-produk kosmetik yang aman  sehingga tidak merugikan masyarakat. Salah satu tujuan diselenggarakannya seminar ini adalah supaya masyarakat bisa mengetahu yang sebenarnnya kosmetik,''tandasnya.

Dia berharap agar peserta yang hadir dapat menginfokan kembali kepada masyarakat, sehingga masyarakat akan lebih cerdas dan lebih cermat dalam memilih kosmetika yang aman dan halal bagi mereka. (KB-05)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.