Pengendara Protes Karena Banyaknya Polisi Tidur Dibuat Warga di Jalan Raya - Kabar Bima - Portal Berita Bima Terbaru

Pengendara Protes Karena Banyaknya Polisi Tidur Dibuat Warga di Jalan Raya

Bima, KB.- Sejumlah pengendara yang melintas di Desa Ragi, tepatnnya di jalan lintas Palibelo,  mengeluhkan banyaknya polisi tidur yang dibangun di jalan umum yang menuju Bandara Muhammad Salahuddin Bima. Terlihat, sejumlah polisi tidur yang dibuat oleh warga Desa Ragi Kecamtan Palibelo, yang dinilai terlalu besar dan tinggi. Sehingga berpotensi menyebabkan bagian bawah kendaraan rusak.

Nampak Polisi Tidur yang dibuat warga.
Ilham, salah satu pengguna jalan mengeluhkan banyaknya polisi tidur tersebut. "Sudah seperti jalan komplek perumahan saja ini jalan. Padahal, jalan umum  tidak boleh dibangun polisi tidur, sebagaimana yang di atur dalam UU No 22 tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, yakni pasal 274 dan 275 mempersiapkan sanksi pidana bagi pembuatan polisi tidur yang menyalahi aturan,” ungkapnya.

Menurut dia, pada pasal 275 ayat 1 tertulis, siapapun yang melakukan perbuatan yang mengakibatkan gangguan pada fungsi rambu lalu lintas, maka akan melanggar hukum dan akan diberikan sangsi. 

Informasi yang dihimpun, Polisi tidur dibuat warga karena adanya kecelakan yang sering terjadi di jalan tersebut. Kemarin terjadi kecelakaan di jalan tersebut, ada warga desa lain yang menabrak warga desa Ragi. Warga mengamuk akhirnya warga Desa Ragi menyepakati  untuk melakukan pembuatan polisi tidur, pada jalan lintas Palibelo di Desa Ragi.

Sementara Muhammad Amin, Kepala Desa Ragi Kecamatan Palibelo yang dikonfirmasi Senin,(23/07/18) sangat mendukung apa yang dilakukan wargannya. Menurutnya, itu adalah bentuk peringatan kepada pengendara yang membawa motor secara ugal-ugalan.

''Saya akan bertanggungjawab apa yang dilakukan oleh warga saya, karna menurut saya ini adalah solusi yang terbaik,"katannya.

"Warga Ragi membuat polisi tidur, kemarin  terjadi kecelakaan warga Desa Ragi yang ditabrak oleh warga  desa lain. Akibat ugal-ugalan membawa motor akhirnnya warga ngamuk sehingga dibuatkan polisi tidur," kata Kades.

Lanjut Kades, Karena kecelakan kemarin, warganya dibawa ke rumah sakit Mataram karna mengalami luka yang cukup serius. (KB-05)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.