Tahun Ini, 8 Puskesmas Mewah di Bima Dibangun - Kabar Bima - Portal Berita Bima Terbaru

Tahun Ini, 8 Puskesmas Mewah di Bima Dibangun

Bima, KB.- Dalam rangka memenuhi ketersediaan Puskesmas yang sesuai dengan Permenkes no 75 tahun 2014 tentang Puskesmas untuk meningkatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat di daerah diperlukan adanya upaya peningkatan fasilitas fisik Puskesmas baik melalui pembangunan maupun rehabilitasi dan renovasi bangunan Puskesmas.

Untuk membangun suatu sarana dan prasarana Puskesmas yang memenuhi Permenkes no 75 tahun 2014 itu, diharapkan tetap dapat dilaksanakan dalam waktu yang seoptimal mungkin, mengingat keberadaaanya yang sangat diperlukan oleh masyarakat, guna mempercepat ketersediaan fasilitas Puskesmas di daerah.

"Pemerintah pusat melalui Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menyediakan desain dalam bentuk prototipe Tahun Anggaran 2018. Pemerintah Kabupaten Bima mendapatkan alokasi yang cukup fantastis dari pemerintah pusat melalui DAK Afirmasi dan menjadi lokus Afirmasi,"ujar Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bima, dr. Ganis Kristanto P, Senin (30/07/2018).

Dijelaskannya, DAK Afirmasi merupakan tambahan DAK yang dialokasikan khusus kepada daerah yang termasuk dalam kategori daerah Perbatasan, Kepulauan dan Tertinggal. Hal itu bertujuan mempercepat pembangunan dan infrastruktur dasar. Tujuan DAK Afiirmasi adalah penguatan Puskemas terutama dari sarana, prasarana dan alat kesehatan. 

"Lokus DAK Afirmasi tahun 2018 di Kabupaten Bima ini di 8 lokasi Puskesmas yaitu,  Belo, Woha, Monta, Parado, Langgudu, Lambitu, Wera dan Pai dengan total anggaran sebesar Rp.83.146.049.000 yang diperuntukan bagi sarana (pembangunan puskesmas), prasarana (air bersih, IPAL, genset, ousling single gardan, dan kendaraan roda 2)  dan ALKES," bebernya.

Lanjutnya, dari 8 lokasi pengembangan Puskesmas tersebut, 6 lokasi bangun baru dan 2 lokasi peningkatan dengan bangunan eksisting dalam kondisi baru (tidak dapat dibongkar), sehingga hanya menyesuaikan dengan fasad prototipe Puskesmas yaitu untuk Woha dan Langgudu. 

"Komitmen pemerintah dalam hal ini pemerintah daerah akan terus melakukan lobi-lobi di pemerintah pusat untuk menyelesaikan lokus yang belum disentuh sama sekali demi mendekatkan pelayanan kepada masyarakat dan meningkatkan mutu layanan kesehatan berdasarkan standar pelayanan minimum sesuai dengan Permenkes 43 tahun 2016, Sehingga tercapai derajat kesehatan masyarakat setinggi-tinggnya,"tuturnya. 

Dikatakannya, bahwa saat ini kontrak dan pemenang tender sudah rampung semua dan  sedang dihitung aset yang akan dibongkar. Untuk sementara waktu selama proses pembanguna berjalan pelayanan tetap dilaksanakan dengan memindahkan sementara waktu tempat pelayanan di sekitar Puskesmas. (KB-01)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.