Pembangunan Puskesmas Donggo Sudah 35 Persen - Kabar Bima - Portal Berita Bima Terbaru

Pembangunan Puskesmas Donggo Sudah 35 Persen

Bima, KB.- Pembangunan infrastruktur kesehatan oleh Pemerintah Kabupaten Bima melalui DAK Afirmasi 2019, merupakan sebuah langkah real menuju perubahan dan perbaikan daerah. Pembangunan Puskesmas tahap ke Dua itu meliputi wilayah Kecamatan Donggo, Soromandi, Lambu dan Sanggar.

Informasi yang dihimpun kabarbima.com untuk pembangunan Puskesmas Donggo sudah mulai terlihat bangunannya. Untuk prosentase capaian pembangunan masih dibawah 50 persen.

"Pembangunan sudah mencapai 35 persen," kata pelaksana proyek, Marno, (13/11/2019).

Kata dia, proses pembangunan akan lebih meningkat lagi jika material pengadaan luar daerah sudah dipasang. Bahan material yang dibutuhkan ada yang diambil di luar daerah dan lokal.

"Nanti jika udah terpasang material yang diadakan diluar daerah akan mencapai lebih dari itu, hingga 70 atau 80 persen," sebutnya.

Adapun material yang pengadaannya luar daerah, seperti AC UPVC, Plafon PVC, Kaca Blugrin 8 Mili. Bahan-bahan demikian, diambil dari pulau Jawa.

"Untuk pengadaan material seperti ini adanya di jawa. Bahan ini gak ada di Bima," akunya.

Marno mengatakan, tak ada kendala dalam pengadaan materialnya. Walau hal itu, ada yang diambil dari luar daerah dan lokal.

"Untuk materialnya gak ada kendala," singkatnya.

Selain itu, keamanan selama proses pembangunan pun sangat terjaga. Pihaknya berkoordinasi dengan TNI Polri dan pemerintah setempat.

Marno.
"Untuk keamanannya kita sudah bicarakan dengan pihak-pihak terkait," tuturnya.

Terakhir kata dia, jika tidak selesai pada waktu yang ditetapkan. Maka, proses pembangunan akan diperpanjang dan tetap dikenakan denda.

"Waktunya tinggal satu bulan. Apabila belum selesai, kita akan perpanjang dan tetap kita bayar denda. Kemarin kita telat karena kita melakukan penggalian semua dengan kondisi tanah dan bebatuan, tidak seperti yang lain itu, lokasi juga cukup jauh," tutupnya.

Diketahui, proses pembangunan bangunan-bangunan megah itu sejak 11 Juli - Desember 2019. Dengan anggrannya sekitar Rp 8,2 Miliar. (KB-07/ADVETORIAL)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.