Reses Perdana di Desa Sai, Ramdin Diminta Warga Tuntaskan Masalah Pupuk - Kabar Bima - Portal Berita Bima Terbaru

Reses Perdana di Desa Sai, Ramdin Diminta Warga Tuntaskan Masalah Pupuk

Bima, KB.- Terhitung sejak tanggal 12 - 16 November 2019, Anggota DPRD Kabupaten Bima melaksanakan kegiatan Reses masa Sidang III Tahun Dinas 2019. kegiatan reses tersebut merupakan kegiatan reses perdana untuk anggota DPRD yang baru dilantik 2 bulan lalu. 

Tidak terkecuali Ramdin, SH. Laki-laki yang akrab disapa Gio itu juga melaksanakan kegiatan reses di Lapangan Desa Sai Kecamatan Soromandi, Rabu (13/11/2019). Wakil Rakyat duta Partai Golkar ini memilih Desa Sai sebagai lokasi perdana untuk reses, karena disamping Desa Sai adalah Desa Kelahirannya, juga basis atau daerah binaanya khusus di Dapil III.

Pada momen itu, Gio mengawali kegiatan reses dengan menyampaikan maksud dan tujuan dari pada reses yang dilaksanakan saat itu. Selain itu juga, Anggota Dewan yang mewakili kaum Milineal di wilayah Soromandi ini, secara gamblang menyampaikan jumlah anggaran kegiatan reses.

Setelah Kegiatan di Desa Sai, Ramdin berencana akan menggelar kegiatan yang sama di Desa Kananta Kecamatan Soromandi untuk menyerap langsung sejumlah aspirasi dari masyarakat. Kegiatan tersebut dihadiri, Camat Soromandi, PJ. Kepala Desa Sai, Kepala Sekolah, Toga, Toma dan ratusan masyarakat.

"Kamis (14/11) besok, saya akan reses di Kananta," katanya.

Di Desa Sai banyak usulan dari warga, Baik dari sektor Pertanian, Ekonomi maupun Perikanan Kelautan. Termasuk, menyangkut pemberdayaan masyarakat. Pada sektor pertanian masyarakat meminta Jalan Tani, Bibit Jagung serta terpenuhinya kebutuhan Pupuk irigasi dan lainnya.
  

Tak hanya itu, Wakil Rakyat Dapil Donggo, Soromandi, Sanggar dan Tambora ini juga diminta untuk menuntaskan persoalan yang saat ini tengah dihadapi masyarakat Tani. Terutama, terkait dengan Benih Jagung dan Pupuk.

Menanggapi hal itu, Ramdin, SH berjanji akan memperjuangkan seluruh aspirasi masyarakat. Hanya saja, tidak sekaligus tapi secara bertahap.

"Semua aspirasi, keinginan masyarakat saya akomodir. Insa Allah, saya akan memperjuangkannya hingga menuai hasil sesuai yang diharapkan," janjinya.

Ia mengaku, saat ini dirinya bersama anggota komisi II tengah bekerja keras dalam menuntaskan persoalan penjualan pupuk paket bersubsidi - non subsidi.

"Yakin dan percaya, saya dan rekan-rekan anggota komisi II akan menyelesaikan persoalan tersebut. Sehingga, kedepan tidak ada lagi penjualan pupuk dengan sistem paket. Dalam waktu dekat kami akan mendatangi kementerian pertaninan dan Pupuk kaltim, untuk menuntaskan urusan pupuk," pungkasnya.

Usai menerima usalan serta saran dari masyarakat, Ramdin SH, membagikan sekitar 90 lebih bingkisan sembako kepada warga Lansia yang berhak menerimannya. "Bingkisan ini, saya sisipkan dari sebagian anggaran reses, karena anggarannya memang cukup besar. Makanya, karena ada lebih saya bagikan. Tapi tidak semua kebagian, karena hanya yang layak menerimanya saja," terangnya. 

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.