Umi Dinda Ambil Wakil dari Golkar ? - Kabar Bima - Portal Berita Bima Terbaru

Umi Dinda Ambil Wakil dari Golkar ?

Bima, KB.- Hingga saat ini, belum ada satupun pasangan Bakal Calon Bupati dan Bakal Calon Wakil Bupati Bima yang sudah deal untuk maju bersama dalam kontestasi Pemilukada tahun 2020. Baru ada Bakal Calon Bupati dan Bakal Calon Wakil Bupati yang mendaftar di sejumlah partai politik. Incumbent pun belum memastikan dengan siapa akan berpasangan.

Ir. Syuriadin saat mendaftar di DPC PPP Kabupaten Bima. Jumat (27/12/2019) malam ini.
Bakal Calon Bupati pun masih sedikit yang mendaftar di partai, begitu juga dengan bakal calon Wakil Bupati. Sedikitnya bakal calon wakil bupati yang mendaftar di parpol, menjadi semangat tersendiri bagi Sekretaris Golkar Kabupaten Bima, Ir. Suryadin untuk maju dan mendaftarkan diri sebagai bakal calon wakil bupati.

Ir. Syuryadin menegaskan bahwa dirinya benar-benar serius dan siap lahir batin maju sebagai bakal calon Wakil Bupati Bima. Alasan sekaligus motifasi banginya untuk maju, yang pertama dirinya punya pengalaman sebagai anggota DPRD Kabupaten Bima Empat (4) Periode. Yang kedua, mewakili Lambu-Sape, karena sepanjang sejarah Lambu-Sape belum ada keterwakilannya. Padahal disana punya SDM yang cukup baik dan SDA yang cukup bagus. 

"Kalau tidak ada keterwakilan dari sana, Khawatirnya akan tertinggal wilayah timur itu, antara lain, Sape, Lambu, Wera, Ambalawi dan Langgudu. Kenapa tertinggal, karena antara kecamatan Sape dan Lambu dengan pusat pemerintahan Kabupaten Bima cukup jauh, sehingga dibutuhkan memang ada keterwakilan pemerintahan yang berasal dari sana," jelasnya.

Terus yang ketiga, yang menjadi alasannya adalah partai Golkar memiliki keterwakilan di lembaga DPRD Kabupaten Bima sebanyak 9 kursi atau 20 porsen dari anggota dewan. Sehingga menurutnya, Golkar dapat mengusung sendiri walaupun golkar masih sangat butuh dengan partai-partai lain. 

"Karena dapat mengusung sendiri, tentu tidak berlebihan jika ketua dan sekretaris golkar menjadi calon bupati dan calon wakil bupati. Artinya, peluang bagi partai golkar untuk mengambil calon wakil dari kader partai golkar juga ada. Seperti banyak terjadi di daerah lain. Contoh nya di Kota Mataram saja di beberapa periode ini golkar sama golkar dan itu tidak ada masalah,"tandasnya.

Kemudian yang keempat, pada saat Munas Golkar beberapa waktu lalu, salah rekomendasi yang dikeluarkan pada saat Munas yaitu Partai Golkar memprioritaskan kader murni untuk menjadi calon kepala daerah dan calon wakil kepala daerah. Tentu dengan pertimbangan hasil survei. 

"Hingga saat ini saya sudah mendaftarkan diri sebagai bakal calon Wakil Bupati Bima di tiga partai politik, yakni Hanura, PPP dan Golkar," tegasnya.

Dirinya mendaftar di Hanura tanggal 6 Desember, di Golkar tanggal 12 Desember dan di PPP tanggal 27 Desember (malam ini.red). "Saya maju hanya untuk calon Wakil Bupati dari Hj. Indah Dhamayanti Putri, SE. Karena saya melihat potensi-potensi yang mengajukan diri sebagai calon wakil dari Umi Dinda ini, saya tidak kalah karena saya sudah teruji," sebutnya.

Apakah sudah ada komunikasi dengan ketua golkar terkait rencananya untuk maju sebagai bakal calon? Menurutnya, komunikasi dengan ketua partai tetap sering dilakukan, bahkan Umi Dinda sendiri menyebutkan salah satu namanya sebagai bakal calon wakilnya.

Sementara itu, Ketua DPC PPP Kabupaten Bima, Hj. Nurhayati yang dikonfirmasi membenarkan bahwa Ir. Syuryadin sudah mendaftarkan diri sebagai bakal calon wakil bupati. "Benar, tadi sekitar pukul 20.00 wita Ir. Syuriadin mendaftar di PPP," akunya. (KB-01)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.