Usai Ditemani PSK, Lelaki Ini Meninggal di Kamar Hotel Komodo - Kabar Bima - Portal Berita Bima Terbaru

Usai Ditemani PSK, Lelaki Ini Meninggal di Kamar Hotel Komodo

Kota Bima,  KB. - Seorang pria yang diketahui pensiunan salah satu institusi negara, merenggang nyawa diatas kasur di salah satu kamar, Hotel Komodo di wilayah Kota Bima, Rabu (12/08/2020) pagi tadi. 

Menurut informasi, almarhum merupakan warga dari Kecamatan Rasanae Timur. 

Diduga,  beberapa saat sebelum meninggal, almarhum sempat bersama seorang wanita penghibur atau Pekerja Seks Komersial (PSK) dalam sebuah kamar hotel, tempat korban meninggal dunia. Sebut saja namanya Yuli (bukan nama sebenarnya).

Menurut sumber, Ip (Inesial) yang berada di TKP saat kejadian, kabarnya Almarhum masuk ke kamar hotel jam 8 pagi. Beberapa jam kemudian terdengar teriakan histeris dari dalam kamar. Yuli panik dan lari keluar kamar. 


"Mendengar itu, saya datangi kamar 22 yang menjadi sumber suara histeris itu. Kaget saya lihat sosok laki-laki dalam keadaaan terlungkup. Almarhum menggunakan celana pendek warna biru dan baju warna hitam," ungkapnya.


Beberapa saat kemudian, Ip langsung kontak pihak kepolisian. 


"Setelah kami periksa KTP, ternyata almarhum seorang pensiunan dari salah satu institusi negara," bebernya lagi.


Sementara itu, pihak kepolisian belum berani berkomentar. Puluhan personil dari Polsek Rasanae Barat tengah melakukan olah TKP. Disekitar kamar dipasang police line. (KB-01)

2 komentar:

  1. Hai teman-teman Nama saya Asep Darjat.
    Saya orang Indonesia, Dari Jakarta
    Saya sangat senang dan sangat berterima kasih kepada Ibu Deborah Avant. Saya baru saja mendapatkan pinjaman saya dan cepat, aman, dan 100% sah. Anda juga bisa mendapatkan milik Anda. Kirim email kepadanya jika Anda membutuhkan pinjaman dalam bentuk apa pun melalui
    email: avantloanson@gmail.com
    WhatsApp: +6281334785906

    BalasHapus
  2. Selamat siang untuk semuanya, nama saya Steven Nesty Binti, saya ingin membagikan kesaksian hidup saya yang sebenarnya di sini di platform ini agar semua pencari pinjaman berhati-hati dengan pemberi pinjaman di internet

    Setelah beberapa lama mencoba mendapatkan pinjaman dari lembaga keuangan, dan terus ditolak, saya memutuskan untuk mengajukan pinjaman online tetapi saya ditipu dan kehilangan Rp10,7 juta, untuk seorang pria di Afrika.

    Saya menjadi sangat putus asa dalam mendapatkan pinjaman, sehingga saya berdiskusi dengan teman saya Bu Tieka Melawati (tiemelaw@gmail.com) yang kemudian memperkenalkan saya dengan Bu Deborah, Manajer Kantor Pinjaman AVANT, sehingga teman saya meminta saya untuk memproses pinjaman saya dengan Nyonya Deborah. Jadi saya menghubungi Bu Deborah melalui email: (avantloanson@gmail.com) dan juga di WhatsApp: +6281334785906

    Saya mengajukan pinjaman Rp 380 juta dengan tingkat bunga 2%, sehingga pinjaman disetujui dengan mudah tanpa tekanan dan semua persiapan dilakukan dengan transfer kredit, karena tidak memerlukan jaminan dan jaminan untuk pengalihan pinjaman tersebut, Saya diberitahu untuk mendapatkan sertifikat perjanjian lisensi untuk mentransfer kredit saya dan dalam waktu kurang dari satu setengah jam, uang pinjaman saya dimasukkan ke rekening bank saya.

    Saya pikir itu bercanda sampai saya menerima telepon dari bank saya bahwa rekening saya sudah dikreditkan Rp380 juta. Saya sangat senang akhirnya Tuhan menjawab doa-doa saya dan Dia telah memberikan keinginan hati saya.

    Semoga Tuhan memberkati Bu Deborah untuk memberikan kehidupan yang adil bagi saya, maka saya menyarankan siapapun yang berminat untuk mendapatkan pinjaman dapat menghubungi Bu Deborah melalui email: (avantloanson@gmail.com) atau
    via WhatsApp: +6281334785906 untuk pinjaman Anda

    Akhirnya, saya ingin mengucapkan terima kasih kepada Anda semua karena telah meluangkan waktu untuk membaca kesaksian sejati hidup saya tentang kesuksesan saya dan saya berdoa kepada Tuhan untuk melakukan kehendak-Nya dalam hidup Anda. Anda dapat menghubungi saya untuk informasi lebih lanjut melalui email saya: (nestybintisteven@gmail.com) Salam

    BalasHapus

Diberdayakan oleh Blogger.