Bupati Bima Ingatkan ASN Tidak "Berulah" di Medsos - Kabar Bima

Bupati Bima Ingatkan ASN Tidak "Berulah" di Medsos

Bima, KB.- Media Sosial (Medsos) adalah salah satu ruang publik yang lebih cepat untuk menyebarkan informasi. Media sosial juga kerap dimanfaatkan oleh sebagian orang untuk melakukan berbagai tindakan kejahahatan dan  lain sebagainya, termasuk tindakan memprofokasi. Sehingga tidak heran jika banyak juga orang yang terjerat hukum karena salah memanfaatkan media sosial seperti Facebook dan lainnya.

Bupati Bima Hj.Indah Dhamayanti Putri. (Foto Abbie Makese)
Untuk mengindari hal-hal yang tidak diinginkan akibat tindakan di media sosial, Bupati Bima, Hj.Indah Dhamayanti Putri mengingatkan kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) yang ada di lingkup Pemerintahan Kabupaten Bima untuk tidak "Berulah" dan pandai-pandai menjaga sikap atau tutur kata di media sosial.

Saat memberikan Sambutan di acara pelantikan pejabat eselon III dan IV di Aula kantor Bupati Bima, Rabu (11/01/2017) lalu, Bupati Bima meminta Kepada Seluruh Pejabat yang ada, baik dari staf sampai pejabat eselon II untuk menjaga sikap dan menahan diri. Bahwa akhir-akhir ini, setiap dinamika yang terjadi cepat sekali  bisa membaca dan dilihat serta disikapi di medsos yang ada.

"Saya tidak melarang siapapun untuk ikut terlibat, baik itu dalan Facebook WhatsUp dan lainnya. Tetapi khusus bagi jajaran ASN saya mengingatkan, pandai-pandailah menjaga sikap dan kata-kata serta tingkah laku. Karena apa yang disampaikan melalui media sosial (Facebook), terutama sekali yang berkaitan dengan hal-hal yang bisa memicu sebaiknya kita semua mampu menjaga diri dan mengendalikan diri," pintanya.

Lanjut Bupati yang akrab disapa Umi Dinda ini, bahwa setiap yang dilakukan ASN di Medsos akan dikaitkan langsung dengan keberadaan ASN tersebut.

"Kepada siapapun tidak perlu menyikapi berlebihan, ketika ada muncul hal-hal atau isu-isu yang diangkat melalui medsos. Tetapi kita boleh menyimak dan mencermati, namun sebagai ASN saya mengingatkan agar mampu menjaga sikap dan tingkah laku. Karena orang tidak mengenal pribadi bapak ibu sekalian, tetapi bapak ibu adalah ASN yang merupakan abdi negara di Pemeintahan Kabupaten Bima. Tentunya apa yang menjadi ucapan, tulisan dan perkataan kita akan dikaitkan langsung dengan keberadaan kita sebagai ASN," terangnya.

Bupati kembali mengingatkan, bahwa kebebasan jangan diartikan secara kebablasan, tetapi sebagai insan yang terpelajar mari kita membatasi diri menunjukan sikap kedewasaan kita dalam menyikapi berbagai masalah yang kita hadapi. (Abbie Makese)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.