Soal Signal di Sampungu, PPSK Audensi dengan Diskominfo - Kabar Bima

Soal Signal di Sampungu, PPSK Audensi dengan Diskominfo

Bima KB-. Terkait tidak adanya jaringan telekomunikasi (Signal) di Desa Sampunggu Kecamatan Soromandi, Persatuan Pemuda Soromandi untuk Kemajuan (PPSK) Bima melakukan audensi dengan Dinas Komunikasi dan  Informatika (Diskominfo) Kabupaten Bima, di kantor setempat, Senin (31/07/2017).

Ketua PPSK, Kairul Amar mengatakan, audensi tersebut, terkait kekurangan infrastuktur yang ada di Desa Sampunggu, terutama soal pembagunan jaringan komunikasi atau tower di Desa Sampungu.

Pada pertemuan tersebut, PPSK mendesak Dinas  Kominfo agar secepatnya membagun tower dimaksud.

Karena dinilainya, Desa Sampungu merukan salah satu desa yang paling terbelakang dalam hal pembagunan infarsturktur termasuk pembagunan tower.

"Masalah ini harus segera ditangani serius," desaknya.

Pantauan langsung Kabar Bima, audensi tersebut dilayani langsung Kabid Pengelola Tekhnologi dan Informasi, Muhammad. Menurutnya, untuk pembagunan tower di tahun 2017 ini, Soromandi ada dua tempat termasuk Desa Sampungu. Dan yang menangani masalah tower bukan pemerintah, tapi pihak swasta.

"Kita hanya bisa merekomendasikan untuk dibagun saja,"jelasnya.

Lanjutnya, kalau di Soromandi itu sudah layak dan diharuskan bangun tower, lebih-lebih di Desa Sampunggu. Dan pemerintah sangat menghendaki seluruh wilayah di Kabupaten Bima dibagun semua. Sehingga tidak ada lagi masalah jaringan.

Tapi masalahnya, yang tangani tower itu  pihak swasta. Sementara pemerintah hanya mengajukan saja untuk dibangun dan merekalah yang kerjakan itu.

"Kalau Desa Sampunggu sangat perlu sekali, apalagi itu jalur black sport atau jalur merah putih,"ungkapnya.

Mengenai desakan PPSK, pihaknya akan mencoba komunikasi dengan pihak terkait, karena pemerintah tidak bisa paksakan pihak swasta, sebab mereka itu bisnis.

"Yang kita usulkan itu ada 12 titik. Tapi  keputusannya ada di pusat. Salah satu yang kita usulkan untuk  Desa Sampungu dan sudah sejak tahun 2015,"akunya.

Namun dirinya bisa memastikan, bahwa yang akan dibangun tahun 2017, berdasarkan permintaan Telkomsel ada   3 titik. Diantaranya, Desa Sampungu, Desa Mawu dan Tambora.(KB-05)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.