Legalitas Ijazah Diragukan, Ipa Suka : Ijazah Saya Asli - Kabar Bima

Legalitas Ijazah Diragukan, Ipa Suka : Ijazah Saya Asli

Kota Bima, KB.- Berita soal dugaan ijazah palsu caleg terpilih DPRD Kota  Bima,  Hj.  Ipa Suka menjadi pembicaraan hangat di wilayah Kota Bima dan juga media sosial. Hal tersebut menjadi hangat dibicarakan setelah media online Insidepos.Net, memberitakan soal legalitas Ijazah paket C milik caleq terpilih dari partai Perindo itu. Keabsahan Ijazah diduga bermasalah itu sudah pernah dilaporkan ke pihak berwajib.

Seperti yang dilansir Inside Pos, hasil investigasinya, menemukan adanya kejanggalan terkait masalah ijazah Paket C milik Caleg Perindo. Persoalan mendasar yang terlihat dalam lembaran ijazah tersebut adanya kesamaan nomor seri ijazah atas nama Ipa Suka dengan salah seorang warga di Kecamatan Sape, inisial H.

Tidak hanya itu, dilihat dari bentuk paragraf dan penempatan huruf dalam ijazah yang dimiliki Ipa Suka terdapat kemiringin. Dari kajian awal, Ijazah tersebut diduga di scanner sehingga posisi huruf dalam penulisan nama dan tanggal lahir tidak dalam posisi sejajar.

Terkait polemik itu, Caleq terpilih Hj. Ipa Suka yang ditemui sejumlah wartawan di Toko SMA Yes, Selasa (26/08/2019) pagi, membantah kalau ijazah paket C miliknya itu tidak legal (Tidak Asli).

"Ijasah itu Asli dan dikeluarkan oleh Dinas Dikpora Kabuapten Bima, dan saya sendiri yang menerima langsung dari kepala sekolahnya," terangnya dihadapan sejumlah wartawan.

"Saya terima Ijazah, karena memang saya ikut ujian paket C pada bulan April 2007 di PKBM Babuju Sape. Kalau memang Ijazah saya palsu, pasti sudah digagalkan oleh KPU pada saat mendaftarkan diri sebagai caleq perindo. Tapi KPU tidak melakukan hal itu karena Izaha saya Asli," jelas pemilik Toko SMA Yes yang didampingi oleh Ketua DPC Perindo Asakota Alfy Nahrudin dan Kader Perindo Nasarudin, S. Sos.

Sementara itu Ketua DPC Perindo Asakota Alfy Nahrudin (Bhimo) mengatakan, bahwa polemik soal ijazah Hj. Ipa Suka ini merupakan hal biasa bagi caleq tepilih.

"Sekarangkan umi suka caleq terpilih, kalau disorot media itu biasa, dan kami juga mengangap hal ini juga biasa,"pungkasnya. (KB-04)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.