Kegiatan Sosialisasi Pugar DKP Dibuka Bupati - Kabar Bima - Portal Berita Bima Terbaru

Kegiatan Sosialisasi Pugar DKP Dibuka Bupati

Bima, KB .- Bupati Bima Hj.Indah Dhamayanti Putri, Jum’at (21/04/2017), membuka secara resmi Sosialisasi Pengembangan Usaha Garam Rakyat (Pugar) tingkat Kabupaten Bima tahun 2017 di gedung PKK Kabupaten Bima.

Kegiatan tersebut diikuti oleh ketua Komisi II DPRD Kabupaten Bima dari F – Golkar Ir. Suryadin, Dirjen Tata Ruang Pulau-Pulau Kecil jasa Kelautan dari Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia, Freude Tambe Pamugatan Hutahean, selaku Nara Sumber, Kepala Bappeda Kabupaten Bima, Asisten Pemerintahan Umum Setda Bima, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Bima beserta kepala bidang lingkup DKP, Camat, kepala desa, kepala UPTD Kelautan dan Perikanan yang menjadi sasaran Pugar. Selain itu, ketua dan anggota kelompok Usaha Garam Rakyat yang berada di Kabupaten Bima.

"Sosialsiasi Pugar ini, merupakan salah satu upaya pemerintah untuk meningkatkan kemandirian masyarakat dalam rangka pengentasan kemiskinan, yang menjadi salah satu masalah utama kalangan masyarakat pesisir,"kata Bupati.

Khususnya petambak garam di Indonesia dan juga di Kabupaten Bima, tingkat keberhasilan Program Pugar tidak hanya dilihat dari peningkatan kapasitas dan kualitas produksi, namun juga diharapkan mampu meningkatkan kapasitas SDM petambak garam serta perekonomian pelaku usaha garam seperti petambak, pengolah, hingga pada tataran pelaku pemasaran. 

"Sehingga nantinya diharapkan usaha pergaraman ini dapat menjadi salah satu sumber perekonomian baru, yang dapat meningkatkan daya saing dan kemandirian dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat pesisir di Kabupaten Bima,"terangnya.

Menurutnya, Kabupaten Bima yang telah ditetapkan oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) sebagai salah satu daerah Penyangga (Buffer) produksi garam dalam rangka mewujudkan swasembada garam nasional ini, didasarkan pada potensi dan peluang yang dimiliki, dimana Kabupaten Bima yang secara geografis terletak pada posisi sangat strategis sebagai pintu masuk Timur Pulau Sumbawa.


Kepala Dinas Keluatan dan Perikanan Kabupaten Bima, Ir,Hj Nurma dalam pengantarnya memaparkan, Luas wilayah pesisir 2.967,40 km² dari 4.596,9 km² luas wilayah Kabupaten Bima dengan panjang garis pantai 446 km² dengan jumlah petani garam 7.500 orang. Sektor perikanan dan kelautan telah memberikan kontribusi signifikan pada PDRB Kabupaten Bima yaitu sebesar 25,9%. 


"Ini berarti, wilayah laut pesisir dan pulau-pulau kecil serta wilayah perairan lainnya dengan segala potensi dan permasalahan yang ada perlu dioptimalkan pemanfaatannya. Baik dari aspek teknis, non teknis dan peningkatan kapasitas SDM, pengelolanya bagi penanggulangan dan pengentasan kemiskinan masyarakat,"terangnya.

Lanjutnya, dalam kurun waktu tiga tahun terakhir, Perkembangan Program Pugar di Kabupaten Bima telah mencakup 1.163,3 Ha dari total luas lahan non Pugar sebesar 1.733 Ha atau masih tersisa lahan produksi non Pugar sebesar 569,74 Ha. Ditambah dengan potensi untuk pengembangan garam seluas 2.335 Ha yang dilaksanakan di Kecamatan Monta Kabupaten Bima dengan jumlah petambak garam sebanyak 1.500 orang. 

"Oleh karena itu dengan kehadiran program Pugar secara bertahap mampu meningkatkan produksi dari 67 ton perhektar pertahun menjadi 90 ton perhektar pertahun,"ungkapnya.

Disamping regulasi gudang yang sangat membantu tunda jual sehingga dapat menunggu harga yang lebih tinggi. "Kondisi diatas, secara nyata menunjukkan Program PUGAR telah memberikan dampak positif terhadap pendapatan masyarakat Kabupaten Bima,"tandasnya.

Untuk meningkatkan produksi garam rakyat, pemerintah daerah telah menyiapkan dukungan dana bagi pengolahan dari Garam Non Yodium menjadi Garam Beryodium untuk memenuhi permintaan akan garam beryodium.

Kedepan, pemerintah daerah akan tetap mendorong berupaya keras agar program mengiodinisasi garam ini dapat dilaksanakan oleh kelompok PUGAR secara mandiri,"tandasnya. (KB-02)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.