Dispar Kabupaten Bima Mulai Mengembangkan Destinasi Wisata - Kabar Bima - Portal Berita Bima Terbaru

Dispar Kabupaten Bima Mulai Mengembangkan Destinasi Wisata

Bima, KB.- Upaya yang dilalukan untuk meningkatkan dan memajukan seluruh obyek wisata yang ada saat ini oleh jajaran Dinas Pariwisata (Dispar) Kabupaten Bima adalah untuk meningkatkan ekonomi masyarakat. 

Salah satu yang sedang direncakan oleh dinas saat ini adalah persipan pembanguan pusat jajan tradisional Bima yang berada di Kecamatan Woha. "Setiap tamu yang datang ke Bima, tentu akan membawa oleh-oleh khas dari Bima. Untuk tempatnya, kita rencakan diadakan di Kecamatan Woha," jelas Sekretaris Dinas Pariwisata Kabupaten Bima, H. Abdul Musi kepada Kabar Bima, Selasa (23/01/2018).

Selain pusat jajar tradisional, saat tahun ini pihak dinas pariwisata bersama dinas terkait lainnya, yakni dinas pertanian dan perkebunan dan Kehutanan Provinsi NTB, akan menyediakan budi daya madu khas Bima yang berlokasi di kawasan hutan desa Keli

"Kita sedang merencanakan pengembangan agro wisata khusus budidaya madu khas Bima. Rencananya lokasi tersebut akan ditetapkan sebagai destinasi wisata dan masuk ke kalender wisata," jelasnya.

Menurutnya, madu Bima memiliki ciri khas tersendiri, karena selain madunya asli, dan eksklusif, Madu Bima merupakan madu alam yang berada di sekitar gunung merapi. 

"Nanti kalau budidaya sudah jalan, tinggal proses pengemasan dan promosi yang harus dilakukan. Meskipun saat ini madu Bima sudah punya nama, tetapi perlu promosi yang maksimal, agar madu Bima jadi oleh-oleh khas," ujarnya.

Lanjutnya, jika semua obyek wisata yang ada saat ini dikelola dengan baik, tentu akan meningkatkan ekonomi masyarakat. Tetapi itu tidak bisa dilakukan oleh pemerintah sendiri, perlu adanya kesadaran masyarakat dalam ikut mengelola pertumbuhan wisata di daerah.

"Sebab, kalau sejumlah obyek wisata ditata dan dikelola dengan baik atau bidang pariwisata maju, maka pertumbuhan ekonomi masyarakat juga akan meningkat,"jelasya. 

Dalam rangka upaya peningkatan ekonomi masyarakat Kabupaten Bima secara umum, saat ini pihaknya tengah giat melakukan penataan dan pengembangan terhadap seluruh potensi obyek wisata yang dimiliki agar lebih dikenal lagi oleh wisatawan domestik maupun manca negara. Seperti, menggelar Festival Kopi Tambora (FKT) pada 11 April 2018 nanti.

"Untuk itu, diharapkan pada seluruh komponen masyarakat yang ada, agar dapat mendukung program pengembangan seluruh destinasi wisata ini untuk kemajuan daerah dan masyarakat Kabupaten Bima,"harapnya.

Karena, kalau pariwisata maju, maka perekonomian masyarakat juga akan mengalami peningkatan,"tandasnya. (KB-01)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.