Komisi IX DPR RI Kukuhkan 18 Kampung KB di Bima - Kabar Bima - Portal Berita Bima Terbaru

Komisi IX DPR RI Kukuhkan 18 Kampung KB di Bima

Bima, KB.- Sebanyak 18 dusun yang tersebar di Kabupaten Bima, Jum’at (02/12) kemarin secara resmi telah dikukuhkan menjadi kampung Keluarga Berencana (KB) oleh Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Dra.Hj.Ermalena MHS. Pengukuhan kampung KB tingkat Kecamatan tersebut dirangkaikan dengan Dialog interaktif Kampung KB Kabupaten Bima dan pengukuhan Kelompok Kerja Advokasi kependudukan dan KB Kabupaten Bima.

Pengukuhan 18 Dusun menjadi kampung KB tersebut, berlangsung di Paruga Na’e Kecamatan Bolo, dan dihadiri, Sekda Kabupaten Bima, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bima, Kepala PErwakilan BKKBN Provinsi NTB, Kepala BPPKB Kabupaten Bima, Camat se Kabupaten Bima, UPTD BPPKB se Kabupaten Bima dan undangan lainnya.

Sekda Kabupaten Bima, Drs.H.Taufik HAK dalam sambutannya mengatakan, jumlah penduduk Kabupaten Bima saat ini sudah mencapai 600 ribu jiwa. Jumlah penduduk yang banyak tidak sebanding dengan potensi yang dimiliki daerah.

“ Potensi kita kurang, tetapi jumlah penduduk banyak itu akan menjadi beban daerah, apalagi lapangan kerja kurang. Sehingga sangat perlu adanya kampung KB, untuk menghasilkan keluarga sejahtera,” ujarnya.

Sebab menurut Sekda, Keluarga yang sejahtera akan terwujud apabila direncanakan dengan baik. Jadi dengan adanya kampung KB, perkembangan kelaurga akan direncanakan dengan baik, karena akan melibatkan semua elemen, dalam kampung KB tersebut.

“ Sesuai program Presiden, Kalau kampung direncakan dengan baik dalam pembangunan, maka kampung tersebut akan sejahtera. Kalau Kampung sudah sejahtera semua, Desa juga akan sejahtera, kecamatan sejahtera, daerah sejahtera, propinsi sejahtera dan Indonesia menjadi Negara yang sejahtera,” urainya.

Sementara itu, Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Dra.Hj.Ermalena MHS dalam sambutannya membeberkan bahwa Kabupaten Bima selama ini banyak menorehkan prestasi dan banyak meraih penghargaan, baik tingkat Propinsi bahkan tingkat Nasional. “Tahun 2016 ini, Kabupaten Bima meraih juara I tingkat nasional dalam lomba SKB,” bebernya.

Lanjutnya, Kenapa Presiden mencanangkan Kampung KB untuk setiap desa yang ada di masing-masing Kecamatan, karena kampung KB adalah miniatur pembangunan nasional, karena semua sektor ada dan terlibat dalam kampung tersebut.

“Pembentukan karakter akan dimulai dari keluarga yang direncanakan, sehingga kalau Kampung KB se Indonesia sukses, maka Negara kita bisa sejahtera. Memang belum kita rasakan sekarang, tetapi generasi kita kedepan akan merasakan hasil dari keluarga yang kita rencanakan,” terangnya.

Program Kampung KB untuk satu Desa di setiap Kecamatan itu, direncanakan tahun 2017, tetapi Kabupaten Bima, di Tahun 2016 sudah memiliki Kampung KB di Setiap Desa. “Kabupaten Bima memang luar biasa, jadi wajar banyak mendapatkan prestasi dan penghargaan,” pujinya.

Kepala BPPKB Kabupaten Bima, Drs.H.Arifuddin yang dikonfirmasi menjelaskan bahwa kriteria wilayah untuk menjadi kampung KB yaitu daerahnya Kumuh, Pesisir/nelayan, daerah aliran sungai, bantaran Kereta Api, Kawasan Miskin, terpencil, perbatasan, kawasan industry, kawasan wisata dan padat penduduk.

Dari 18 Dusun yang dikukuhkan tersebut, antara lain Dusun Pasir Putih Desa Nipa Kecamatan Ambalawi, Dusun Bronjong Desa Sangiang Kecamatan Wera, Dusun Gudang Desa Bugis Kecamatan Sape, Dusun Lambu Desa Lambu Kecamatan Lambu, Dusun Raba Desa Raba Kecamatan Wawo, Dusun Londu Desa Londu Kecamatan Lambitu, Dusun Ladi Desa Lere Kecamatan Parado, Dusun Tanjungmas Desa Wilamaci Kecamatan Monta, Dusun Rimba Desa Rompo Kecamatan Langgudu, Dusun Saraea, Desa Kananga Kecamatan Tambora, Dusun Tanjung Desa Boro Kecamatan Sanggar, Dusun Dua Desa Ndano Kecamatan Madapangga, Dusun Gudang Desa Darusalam Kecamatan Bolo, Dusun Oi Dana Desa Lewintana Kecamatan Soromandi, Dusun Ntoke Desa Kala, Kecamatan Donggo, Dusun Dua Desa Penapali Kecamatan Woha, Dusun Embun Desa Roka Kecamatan Belo dan Dusun Nggaro O’o Desa Dore Kecamatan Palibelo.

“Untuk Kampung KB Tingkat Kabupaten Bima, telah dicangkan pada bulan agustus lalu oleh Bupati Bima, di Dusun Jala, Desa Nggembe Kecamatan Bolo,” tandasnya. (KB-01)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.