Gara-Gara Orgen Tunggal, Dua Terluka, Jalan Lintas Wera Ditutup - Kabar Bima - Portal Berita Bima Terbaru

Gara-Gara Orgen Tunggal, Dua Terluka, Jalan Lintas Wera Ditutup

Bima, KB.- Kasus perkelahian kembali terjadi, gara-gara orgen tunggal. Kali ini terjadi di Kecamatan Wera tepatnya, di Desa Wora.  Kejadian perkelahian tersebut terjadi sekitar pukul 21.00 wita, Minggu (23/04/2017) dan mengakibatkan dua orang mengalami luka bacok.

Salah seorang warga Desa Wora, Asaudin, kepada Kabar Bima menceritakan peristiwa yang memakan korban luka-luka tersebut. Menurutnya, pekelahian tersebut dipicu dendam lama, antara dua kelompok pemuda desa Wora dengan pemuda Dusun Ntundu Desa Nanga Wera.

Orgen baru saja dimulai, bahkan biduan belum membawakan satu lagu, karena baru warga setempat yang menyumbang lagu. Tiba-tiba dua kelompok warga saling serang yang mengakibatkan dua orang warga terluka karena dibacok.

"Satu Orang Warga Dusun Ntundu dibacok oleh Pemuda asal Desa Wora. Karena temannya terluka, Warga Ntundu kemudian membacok warga Wora,"ceritanya.

Korban asal dusun Ntundu, Irfan terpaksa dilarikan ke rumah sakit karena mengalami luka parah. Selain membacok Irfan, para Pelaku asal Desa Wora juga membakar Enam unit sepeda motor milik warga Nduntu.

Tidak terima korbannya dibacok dan sepeda motor meraka dibakar. Warga Ntundu kemudian memblokir jalan lintas Wera. Akibatnya, arus lalu lintas menuju Kota Bima atau menuju Wera lumpuh total.

"Sampai saat ini, jalan masih diblokir. tidak ada aktifitas lalu lintas. Kedua kubu warga masih berjag-jaga di desa masing-masing. Petugas keamanan sudah berada dilokasi dan sedang berusaha membuka jalan," terangnya.

Lanjutnya, Warga Ntundu melakukan pemblokiran jalan karena menuntut pelaku pembacokan asal desa Wora Segera ditangkap. "Jalan baru akan dibuka setelah pelaku ditangkap," jelasnya mengutip pernyataan Warga Ntundu. (KB-01)

2 komentar:

  1. Efek di kasih ijin hiburan malam,tidak di tangkapnya penjual miras.
    #miras,hukum negara dan agama melarang miras.

    BalasHapus

Diberdayakan oleh Blogger.